Berita Labuhanbatu Terkini

Antrean Panjang Pengisian BBM di SPBU Kota Batu 14.214.230, Jalinsum Macet Parah

Curiga antrean disebabkan oleh truk dan mobil yang berulang kali mengisi BBM bersubsidi. Pasalnya truk dan eltor sering melakukan praktik ini.

TRIBUN MEDAN/ALI YASIL SAGALA
ANTRE ISI BBM: Antrean puluhan truk yang akan mengisi BBM bio solar di Kota Batu 14.214.230 jalan lintas Sumatera Utara Na IX-X, Labuhanbatu Utara, Senin (22/9/2025). (TRIBUN MEDAN/ALI YASIL SAGALA) 

TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU UTARA - Antrean panjang truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar terjadi di SPBU 14.214.230 Kota Batu, Kecamatan Na IX-X, Labuhanbatu Utara, pada Senin (22/9/2025).

Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah sopir truk yang merasa dirugikan.

Menurut Yanto (45), salah seorang sopir truk, antrean ini tidak wajar.

"Ini sudah enggak benar SPBU-nya, saya lihat ada yang sudah berulang kali bolak-balik mengisi," keluhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Trisno (52), seorang warga setempat.

Ia curiga antrean disebabkan oleh truk dan mobil yang berulang kali mengisi BBM bersubsidi.

Trisno menduga mobil-mobil seperti truk dan eltor sering melakukan praktik ini.


Sopir Mengaku Disuruh "Ketua" dan "Toke"

Saat dikonfirmasi, beberapa sopir truk yang dicurigai berulang kali mengisi BBM Bio Solar membenarkan bahwa mereka disuruh oleh seorang "ketua" untuk mengisi Bio Solar sebanyak Rp 1.000.000 per truk. 

EAS (35), salah satu sopir, bahkan menyarankan agar wartawan menemui langsung ketua tersebut.

"Datang saja ke rumah ketua, cair tuh. Kami apalah, cuma sopir lansir saja," jelas EAS.

Sopir lain yang enggan disebutkan namanya juga mengaku melansir Bio Solar ke penampungan milik Seriono.

"Kami punya Pak Seriono, ya ini, Pak," ujarnya.


Pengawas SPBU Lempar Tanggung Jawab

Saat dikonfirmasi, pengawas SPBU Kota Batu, Doyok, justru menyarankan untuk bertanya langsung kepada sopir, ketua, atau pengusaha (toke) truk.

"Tanya saja sama ketua-ketua dan toke-toke yang punya truk itu," katanya.

Ketika ditanya soal penggunaan sistem barcode untuk mencegah praktik pengisian berulang, Doyok sontak meninggikan suaranya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved