Berita Labuhanbatu Terkini

Viral Perkelahian Debt Collector vs Pria Berseragam Pers di Labuhanbatu, Saling Lapor ke Polisi

Sebuah video yang memperlihatkan perdebatan dan bentrokan antara seorang pria berseragam pers dan sejumlah debt collector viral di media sosial.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PENGEROYOKAN: Andi Putra Jaya Zandroto (38) pria berseragam pers, warga Sungai Bungkal kota Sungai Penuh Provinsi Jambi melaporkan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum debt collector ACC finance, di ruang unit 1 Pidum polres Labuhanbatu, Jumat (19/09/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU - Sebuah video yang memperlihatkan perdebatan dan bentrokan antara seorang pria berseragam pers dan sejumlah debt collector viral di media sosial.

Insiden ini berujung pada saling lapor ke Polres Labuhanbatu.

Andi Putra Jaya Zandroto (38), seorang pria berseragam pers yang berasal dari Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, melaporkan adanya dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum debt collector ACC Finance.

Laporannya terdaftar dengan nomor: STPL LP/B/1137/IX/2025/SPKT/Polres Labuhanbatu/Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Romi Rambe (35), warga Aek Matio, Rantauprapat, yang merupakan salah satu debt collector, juga melaporkan Andi Putra Jaya Zandroto dan kawan-kawan atas dugaan tindak pidana ketertiban umum. Laporannya tercatat dengan nomor: STTLP/1138/IX/2025/SPKT/Polres Labuhanbatu/Polda Sumatera Utara.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 19 September 2025, di Jalan Sempurna, Bakaran Batu, Labuhanbatu.


Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang dihimpun dari Tribun Medan, kejadian bermula saat pihak debt collector berhasil mengamankan satu unit mobil Calya hitam dengan nomor polisi BM 1959 PZ yang menunggak cicilan.

Setelah bernegosiasi, pengemudi mobil tersebut menyerahkan kunci kepada debt collector dan mobil kemudian dibawa ke gudang ACC Finance.

Tiga jam setelah penyerahan mobil, Romi Rambe yang sedang mengendarai mobil operasional kantor, Daihatsu Sigra BM 1836 EW, diadang oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai wartawan.

Romi diteriaki "begal" dan dipaksa berhenti.

Terjadi perdebatan saat pria berseragam pers itu mencoba menguasai mobil yang dikendarai Romi.

Rupanya, mereka mengira mobil tersebut adalah mobil milik orang yang mereka "bantu", padahal mobil yang ditarik adalah Calya, bukan Sigra.

Dalam insiden tersebut, Romi Rambe mengalami perlakuan kasar berupa dicekik dan disiku oleh pria berseragam pers hingga terluka di bagian kepala, leher, dan lengan.

Karena takut dikeroyok oleh warga yang mulai berkerumun, Romi berusaha menyelamatkan diri dan kembali ke kantor ACC Finance.

Setibanya di pelataran kantor, keributan kembali terjadi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved