Berita Olahraga
SPOBDA Sumut Kukuhkan 30 Atlet Baru, Apri Sugiarto Minta Fokus Berlatih dan Ukir Prestasi
Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah/Nasional (SPOBDA/SPOBNAS) Sumatera Utara resmi mengukuhkan 30 atlet baru.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah/Nasional (SPOBDA/SPOBNAS) Sumatera Utara resmi mengukuhkan 30 atlet baru untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prosesi pengukuhan berlangsung di kompleks SPOBDA Sumut, Senin (6/7/2026), sebagai langkah awal pembinaan atlet-atlet muda berbakat yang dipersiapkan menjadi tulang punggung olahraga Sumatera Utara di masa depan.
Dari total 30 atlet yang dikukuhkan, sebanyak 26 atlet merupakan peserta yang lolos melalui proses seleksi, sedangkan empat atlet lainnya masuk melalui jalur talent scouting setelah dinilai memiliki potensi dan prestasi yang menonjol.
Seluruh atlet tersebut berasal dari 14 cabang olahraga yang menjadi fokus pembinaan di SPOBDA/SPOBNAS Sumut. Selama menjalani pendidikan, mereka akan tinggal di asrama, mengikuti program latihan intensif, sekaligus menjalani pendidikan formal.
Kepala UPT SPOBDA Sumut, Apri Sugiarto, mengatakan masa awal pembinaan menjadi fase penting bagi para atlet untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di lingkungan pembinaan yang memiliki disiplin tinggi.
Menurutnya, para atlet harus mampu beradaptasi dengan cepat, baik terhadap kehidupan di asrama, pola latihan yang padat, maupun proses pendidikan yang berjalan secara bersamaan.
"Harapan kami yang pertama tentu mereka bisa segera beradaptasi dengan kondisi di asrama, kemudian dengan pola latihan yang ketat dan juga pendidikan yang ada di sini. Kalau mereka cepat beradaptasi, maka mereka akan lebih mudah mengikuti seluruh program pembinaan yang sudah kami susun," ujar Apri kepada Tribun Medan.
Ia menjelaskan, SPOBDA Sumut telah menyiapkan program pembinaan secara menyeluruh bagi para atlet. Program tersebut dirancang mulai dari latihan harian hingga persiapan menghadapi berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Kami sudah menyusun seluruh program pembinaan sampai nanti mereka mengikuti berbagai event, baik kejuaraan daerah maupun kejuaraan nasional. Jadi setiap atlet memiliki tahapan yang harus dijalani agar perkembangan mereka bisa terukur," katanya.
Apri menambahkan, pihaknya juga akan menerapkan sistem persaingan sehat di dalam program pembinaan. Para atlet akan diberikan tantangan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga termotivasi meningkatkan kualitas latihan setiap hari.
Menurutnya, kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan tidak diberikan secara otomatis kepada seluruh atlet, melainkan berdasarkan hasil evaluasi selama menjalani latihan.
"Kami akan memberikan challenge kepada mereka. Atmosfer latihan yang kompetitif akan memacu semangat mereka seperti para senior yang lebih dulu berlatih di sini. Siapa yang menunjukkan perkembangan terbaik, dialah yang akan mendapatkan kesempatan untuk berangkat mengikuti kejuaraan," jelasnya.
Ia berharap sistem tersebut mampu membangun mental juara sejak dini sekaligus membiasakan para atlet bersaing secara sportif demi meraih prestasi.
Selain kemampuan teknik dan fisik, Apri juga menekankan pentingnya menjaga fokus selama menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, para atlet harus memahami tujuan utama mereka berada di SPOBDA Sumut, yakni mengembangkan potensi hingga mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di berbagai ajang.
"Saya berpesan kepada mereka agar benar-benar fokus. Mereka harus sadar untuk apa berada di sini. Tujuan mereka adalah menjadi atlet hebat yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara. Kalau mereka fokus, mereka tidak akan memikirkan hal-hal lain selain berlatih, belajar, dan meraih prestasi," tegasnya.
| Saktiawan Sinaga Sukses Gelar Asasin FC Cup 1, Siapkan Kompetisi Berjenjang untuk Talenta Muda Sumut |
|
|---|
| SSB Turangga Ceta dan Agas Jaya Wakili Sumut di Piala Presiden Grassroots 2026 |
|
|---|
| SSB Cadika Borong Prestasi, Juara KSMI Cup U-15 dan Runner-up Liga Anak Medan U-17 |
|
|---|
| Kisah Toni Kristian Hutapea, Anak Penarik Becak Kini Jadi Perwira Polri Berkat Prestasi Kickboxing |
|
|---|
| NPC Sumut Juara Umum Para Ksatria Nusantara PBTI Series 4, Borong 5 Emas dan Best Player |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kepala-UPT-SPOBDA-Sumut-Apri-Sugiarto-melakukan-siraman-kepada-atlet-baru1.jpg)