Berita Olahraga
Toni Kristian Hutapea Tuntaskan Dendam Empat Tahun, Taklukkan KK Sam di Garuda Fight Championship
Pada laga tersebut, Toni berhasil mengalahkan rival lamanya, Salmri Stendra Pattisamallo, pada partai kelas catchweight-indo striking.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Atlet kickboxing Sumatera Utara, Toni Kristian Hutapea, sukses menorehkan prestasi membanggakan usai meraih kemenangan pada ajang Garuda Fight Championship yang berlangsung di Bali United Studio, Sabtu (27/6/2026).
Pada laga tersebut, Toni berhasil mengalahkan rival lamanya, Salmri Stendra Pattisamallo, pada partai kelas catchweight-indo striking.
Kemenangan itu terasa begitu spesial bagi Toni karena sekaligus menjadi ajang pembalasan atas kekalahannya dari lawan yang sama pada Kejuaraan Nasional menuju SEA Games tahun 2022 lalu.
Empat tahun lalu, Toni harus mengakui keunggulan pria yang akrab disapa KK Sam itu di partai final.
Sejak saat itu, rivalitas keduanya terus berlanjut, bahkan diwarnai berbagai perang komentar di media sosial yang membuat duel ulang mereka sangat dinantikan.
Toni mengaku pertandingan tersebut bukan sekadar perebutan kemenangan, melainkan pertaruhan harga diri.
"Ini pertandingan harga diri buat saya. Tahun 2022 saya pernah bertemu dia di final Kejurnas menuju SEA Games dan saya kalah.
Setelah itu kami sering ribut di media, banyak drama, dan dia terus membahas pertandingan tahun 2022 itu. Saya menerima semuanya, tapi saya ingin membuktikan bahwa tahun 2022 sudah berbeda dengan tahun 2026," ujar Toni kepada Tribun Medan.
Menurutnya, kemenangan kali ini sudah sesuai dengan ekspektasi.
Ia merasa perkembangan kemampuan yang dimilikinya saat ini jauh berbeda dibanding empat tahun lalu ketika masih berstatus atlet muda.
Saat menghadapi Salmri pada 2022, Toni mengaku masih minim pengalaman.
Sementara lawannya saat itu sudah dikenal sebagai atlet nasional yang pernah memperkuat Indonesia serta meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Saya waktu itu masih atlet baru, sedangkan dia sudah atlet ternama, pernah membela Indonesia dan juara PON. Tapi saat itu saja saya sudah bisa memberikan perlawanan. Sekarang saya benar-benar ingin membuktikan kalau saya memang layak mengalahkan dia," katanya.
Peraih emas SEA Games tahun 2023 itu juga menilai faktor usia turut menjadi keuntungan baginya.
Menurut Toni, dirinya kini berada pada masa terbaik dalam karier sebagai petarung.
| SPOBDA Sumut Ukir Sejarah di Kejurnas Atletik 2026, Raih 8 Emas dan Pecahkan Dua Rekor Nasional |
|
|---|
| Agas Jaya dan Turangga Ceta Juara Piala Presiden Grassroot 2026, Wakili Sumut ke Putaran Nasional |
|
|---|
| Debut di Piala Soeratin U-17, Binjai City Sport Club Mulai Seleksi Calon Pemain |
|
|---|
| Apresiasi Gelar Juara Timnas Voli Indonesia di AVC 2026, PBVSI Sumut Fokus Jaring Bibit Muda |
|
|---|
| Tim Judo Sumut Penuhi Target di Kejurnas Kasad Cup XVI, Raih 1 Emas dan 3 Perak serta 4 Perunggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Toni-Hutapea-kanan-memamerkan-medali.jpg)