Berita Olahraga
NPC Sumut Juara Umum Para Ksatria Nusantara PBTI Series 4, Borong 5 Emas dan Best Player
Tak hanya menyabet gelar juara umum, Sumatera Utara juga mendapat penghargaan individu.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kontingen para taekwondo National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara kembali menunjukkan dominasinya di level nasional.
Kali ini, kontingen NPC Sumut sukses keluar sebagai juara umum pada ajang Para Ksatria Nusantara PBTI Series 4 yang berlangsung di GOR Bandung Arena, 3–5 Juli 2026.
Hasil itu diraih setelah kontingen Sumut mengoleksi lima medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu, sekaligus mengungguli daerah-daerah kuat lainnya dalam klasemen akhir perolehan medali.
Lima medali emas Sumut dipersembahkan oleh Muhammad Fajar Kurniawan di kelas 58 kilogram K41 putra, Anthon Siloam Sianturi (Under 63 kilogram K44 putra), Muhammad Rizky (Under 70 kilogram K44 putra), Syah Ruddin Simamora (80 kilogram K44 putra), serta Mila Sapriani di kategori K44 putri.
Sementara itu, satu medali perak diraih Siti Rizqiyah Ananda yang tampil di kelas 57 kilogram K44 putri.
Adapun satu medali perunggu disumbangkan Mian Sirait dari kelas 70 kilogram K41 putra.
Tak hanya menyabet gelar juara umum, Sumatera Utara juga mendapat penghargaan individu.
Atlet andalannya, Muhammad Fajar Kurniawan, dinobatkan sebagai Best Player kategori putra berkat penampilan impresifnya sepanjang turnamen.
Ketua NPC Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet dan tim pelatih yang kembali mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di pentas nasional.
Menurut Alan, keberhasilan ini sekaligus mengulang prestasi pada Pancasila Cup 2026, ketika tim para taekwondo Sumut juga berhasil meraih predikat juara umum.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan NPC Sumut terus menunjukkan perkembangan positif.
"NPCI Sumut terus berbenah dalam pembinaan, terutama mempersiapkan atlet-atlet terbaik menuju setiap event yang diikuti. Khusus cabang para taekwondo, tahun ini mereka sudah dua kali berhasil mempertahankan gelar juara umum setelah Peparnas 2024," kata Alan kepada Tribun Medan.
Alan menambahkan, kejuaraan ini bukan sekadar ajang berburu medali, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk mengukur hasil latihan yang selama ini dijalani para atlet di daerah.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi pijakan penting bagi pelatih dalam memetakan kekuatan atlet sekaligus melihat peluang perolehan medali pada ajang yang lebih besar, terutama Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2028.
"Kita akan terus berusaha mempertahankan gelar juara umum berikutnya di Peparnas 2028. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari perhatian besar Gubernur Sumatera Utara dan Kadispora Sumut yang terus mendukung pembinaan atlet-atlet NPCI Sumut," ujarnya.
| 5 Pesepakbola Putri Asal Sumut Gabung Arema Women, Siap Tampil di Putaran Nasional HPSL 2025/2026 |
|
|---|
| Inoue Al Aqsa Firdaus Syukuri Perak Kejurnas Judo Kasad Cup XVI, Kini Bidik Emas di Porprov Sumut |
|
|---|
| Toni Kristian Hutapea Tuntaskan Dendam Empat Tahun, Taklukkan KK Sam di Garuda Fight Championship |
|
|---|
| SPOBDA Sumut Ukir Sejarah di Kejurnas Atletik 2026, Raih 8 Emas dan Pecahkan Dua Rekor Nasional |
|
|---|
| Agas Jaya dan Turangga Ceta Juara Piala Presiden Grassroot 2026, Wakili Sumut ke Putaran Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kontingen-para-taekwondo-NPC-Sumut-foto-bersama.jpg)