Sumut Terkini
Asprov PSSI Sumut Akan Sosialisasikan Regulasi Pelaksanaan Liga 4 ke Askab/Askot
Sehingga setiap Askab/Askot memahami aturan terbaru yang diberikan PSSI Pusat terhadap pelaksanaan Liga 4 musim ini.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatra Utara (Sumut) akan menyosialisasikan regulasi pelaksanaan Liga 4 ke Askab/Askot.
Sehingga setiap Askab/Askot memahami aturan terbaru yang diberikan PSSI Pusat terhadap pelaksanaan Liga 4 musim ini.
Pada kompetisi Liga 4 ini, PSSI telah menetapkan adanya penggunaan regulasi baru. Di mana, pelaksana Liga 4 akan dimulai dari Kabupaten/Kota terlebih dahulu, sebelum ke putaran provinsi.
Kemudian, pada putaran Provinsi, seluruh tim diwajibkan menggunakan pemain Amatir dengan jumlah 30 pemain.
Pemain kelahiran 1 Januari 2003- 31 Desember 2008. Setelah itu 7 pemain senior dengan 5 wajib masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) setiap pertandingan.
Untuk pemain junior minimal 5 orang dengan kelahiran 1 Januari 2005 hingga 31 Desember 2008.
Untuk nahkoda diwajibkan memiliki lisensi Pelatih B, dengan asisten pelatih lisensi C. Dan seluruh pemain wajib didaftarkan pada website SIAP milik PSSI.
Humas Asprov PSSI Sumut, Stepanus Purba, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi regulasi ini kepada Askab/Askot di Sekretariat Asprov PSSI Sumut, Jalan Wahid Hasim Kota Medan pada Sabtu (13/9) mendatang.
Di mana, kegiatan ini akan fokus membahas regulasi baru Liga 4 dan seputaran sepakbola di Sumut.
"Artinya yang kita bahas itu Liga 4 tahun ini akan di mulai dengan beberapa tahapan. Jadi liga 4 putaran kabupaten/Kota itu akan tetap di fasilitasi. Tapi mungkin kita bakal sosialisasi dulu kepada Askab/Askot untuk menjelaskan Liga 4," kata Humas Asprov PSSI Sumut, Stepanus Purba, Rabu (10/9/2025).
Dikatakannya, pada regulasi baru ini, jika Kabupaten/Kota menggelar kompetisi Liga 4, maka tim yang keluar sebagai juara akan ikut berkompetisi di putaran provinsi bersama tim-tim lainnya untuk perebutan tiket ke putaran nasional.
"Nah kalau (Liga 4) diputar, tim yang juara di kabupaten/kota itu akan bermain di provinsi. Sementara di provinsi sudah menunggu klub anggota ataupun calon anggota Asprov yang sudah berkompetisi di Soeratin atau Liga 4 musim lalu," ujarnya.
Namun, katanya, jika Askab/Askot tidak menggelar kompetisi ini, maka kompetisi Liga 4 putaran Provinsi hanya akan diikuti tim-tim anggota Asprov.
"Ya kalau dia (Askab/Askot) gak gelar, klub anggota yang mendaftar nanti. Makanya akan kita sosialisasikan terlebih dahulu," pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gubsu Bobby Klaim Angka Kemiskinan di Sumut Menurun, Ini kata Pengamat |
|
|---|
| Terpidana Korupsi DJKA sebut Beri Uang Rp 425 Juta ke Ipar Jokowi, KPK Benarkan |
|
|---|
| Peneliti Telusuri Jejak Perjuangan Tn Raimbang Sinaga, Calon Pahlawan Nasional dari Simalungun |
|
|---|
| Pemkab Simalungun Kaji PMK Terbaru Soal Koperasi Merah Putih: Kita Hanya Pembinaaan Keuangan |
|
|---|
| Mahasiswi di Kisaran Disekap, Diduga Alami Kekerasan dan Pelecahan oleh Mantan Pacar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Regulasi-Liga-4-di-Provinsi-Sumut.jpg)