Berita Siantar Terkini

Tol Sinaksak-Simpang Panei Dilintasi 88 Ribu Kendaraan selama Nataru, Kini Resmi Ditutup

PT Hutama Marga Waskita mencatat sebanyak 88.867 kendaraan melintasi ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) Seksi 4 selama Nataru.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
TOL SIMPANG PANEI - Penampakan Tol Simpang Panei yang ada di Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun yang dibuka fungsional selama Nataru 2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat sebanyak 88.867 kendaraan melintasi ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) Seksi 4 segmen Sinaksak–Simpang Panei selama masa fungsional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Layanan sepanjang 12,55 km tersebut resmi ditutup kembali pada 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB setelah beroperasi selama 20 hari sejak pertengahan Desember lalu.

Selama masa operasional, arus lalu lintas didominasi oleh kendaraan pribadi atau Golongan I yang ingin menghindari kemacetan di jalan lintas nasional.

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menjelaskan bahwa kehadiran tol fungsional ini terbukti efektif dalam memangkas waktu tempuh bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik di wilayah Sumatera Utara.

Mobilitas Tinggi dan Puncak Arus Balik Capai 40 Ribu Kendaraan

Data statistik menunjukkan antusiasme luar biasa dari pengguna jalan, di mana puncak arus mudik terjadi pada 21 Desember 2025 dengan volume 25.590 kendaraan.

Angka ini melonjak tajam saat puncak arus balik pada hari terakhir pengoperasian fungsional, 4 Januari 2026, yang menembus hingga 40.815 kendaraan dalam sehari.

Kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur baru ini dinilai sebagai keberhasilan dalam memberikan kenyamanan bagi para pemudik.

Hamawas mencatat seluruh operasional selama masa libur panjang tersebut berlangsung dengan lancar dan aman bagi para pengendara.

“Ini menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dapat kami berikan kepada pengguna jalan pada momen penting saat ini. Dengan difungsionalkannya ruas Sinaksak – Simpang Panei, kehadiran tol ini memberikan kemudahan mobilitas, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta memangkas waktu tempuh secara signifikan bagi pengguna jalan yang melintasinya,” ujar Dindin pada Rabu (7/1/2026).

Rest Area KM 99 Jadi Magnet Wisata Kuliner dan Galeri Budaya Lokal

Selain jalur utama, fasilitas Rest Area KM 99 di ruas Tebing Tinggi – Indrapura juga mencatatkan angka kunjungan yang tinggi dengan lebih dari 22 ribu kendaraan yang singgah sejak 19 Desember 2025.

Fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga pusat pemberdayaan UMKM lokal dan sarana edukasi budaya.

Kehadiran puluhan gerai kuliner dan Mini Galeri Budaya Sumatera Utara di Plaza B memberikan nilai tambah bagi para pelancong.

Hal ini sekaligus memperkenalkan kearifan lokal kepada para pengguna jalan tol yang berasal dari luar daerah.

“Sejak mulai dioperasikan pada 19 Desember 2025, Rest Area KM 99 mencatatkan animo yang cukup tinggi dari para pengguna jalan. Sebanyak lebih dari 22 ribu kendaraan telah singgah, dengan puncak kunjungan terjadi pada 2 Januari 2026. Sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan selama melintasi ruas tol tersebut,” kata Dindin menambahkan.

Target Operasional Penuh Segmen Sinaksak–Simpang Panei Jelang Lebaran

Setelah masa fungsional berakhir, Hamawas kini kembali fokus melakukan penyempurnaan pada aspek keselamatan dan standar pelayanan di segmen Sinaksak–Simpang Panei.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved