Breaking News

Berita Siantar Terkini

Kadis Lingkungan Hidup Siantar Minta Anggotanya Jangan Jadi 'Kayu Mati' dalam Instansi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Hidup Arri Suaswandhy Sembiring melontarkan pesan menohok kepada anggotanya saat menjadi pembina upacara.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
KADIS LINGKUNGAN HIDUP SIANTAR - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Hidup Arri Suaswandhy Sembiring melontarkan pesan menohok kepada anggotanya saat menjadi pembina upacara Senin (13/3/2026) pagi. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Hidup Arri Suaswandhy Sembiring melontarkan pesan menohok kepada anggotanya saat menjadi pembina upacara Senin (13/3/2026) pagi. Ia mengilustrasikan beberapa prinsip pekerja yang harus dihindari termasuk dead wood atau kayu mati. 

Hal ini disampaikan Arri kepada seluruh ASN/PKKK Dinas Lingkungan tak terkecuali dalam tugas-tugas mereka sebagai pemimpin bagi petugas kebersihan di Kota Pematangsiantar. Dalam amanatnya, Arri menyebut sebuah keharusan untuk mengedepankan kedisiplinan, karakter tekun, dan budaya bekerja yang baik.

"Jangan pernah jadi pekerja yang typically Dead Wood. Orang yang kinerja rendah, kompetensi rendah, dan malah jadi beban untuk organisasi," kata Arri S Sembiring. 

Arri juga menyebut bahwa ada beberapa pekerja juga hanya menjadi Work Horse. Mereka punya kompeten tetapi berkinerja rendah dan harus dipacu. Ada lagi pekerja yang dalam kategori medioker yang berkinerja biasa dan kemampuan biasa serta terbiasa pada zona nyaman. 

"Jadilah pekerja yang menjadi bintang (rising star). Jadi sosok yang berkompeten, bertanggung jawab dan disiplin. Walaupun sering tidak disukai rekan karena rasa iri atau ketidakmampuan mengimbangi kualitas," kata Arri. .

Arri yang telah mengemban amanat sebagai Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan pada November 2026 telah melakukan ultimatum kepada ASN hingga petugas kebersihan, sopir dan kernet truk sampah untuk tak melakukan pungli dan fokus pada kinerja. 

Apalagi petugas kebersihan, sopir dan kernet telah menerima penyesuaian upah dan uang pudding untuk meningkatkan kinerja mereka di persampahan. Namun, masih ada yang fokus mencari barang bekas ketimbang tugas utama. 

 

(alj/tribun-medan.com) 

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved