Ramadan 2026

Takjil Ramadan 2026 di Medan Ramai Diburu, Ini 5 Lokasi Favorit Warga Cari Menu Berbuka

Mulai dari makanan tradisional hingga kuliner kekinian, aneka takjil mudah ditemukan dengan harga ramah di kantong.

TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
BERBURU TAKJIL - Pedagang takjil mulai berjejer di kawasan Jalan Abdullah Lubis, Medan, Kamis (19/2/2026) sore. Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah titik penjualan takjil di Kota Medan kembali ramai diserbu warga yang berburu menu berbuka puasa. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Suasana Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Kota Medan. Tradisi berburu takjil kembali menggeliat di berbagai sudut kota, menghadirkan deretan jajanan khas berbuka puasa yang selalu dinanti masyarakat setiap tahunnya.

Mulai dari makanan tradisional hingga kuliner kekinian, aneka takjil mudah ditemukan dengan harga ramah di kantong.

Tidak heran, menjelang waktu berbuka, sejumlah titik penjualan selalu dipadati warga yang ingin mencari hidangan berbuka.

Berikut lima lokasi favorit berburu takjil di Kota Medan yang ramai dikunjungi warga selama Ramadan 2026.

1. Jalan Amaliun

Kawasan Jalan Amaliun dikenal sebagai salah satu sentra takjil legendaris di Medan yang telah ramai sejak puluhan tahun lalu. Puluhan pedagang kaki lima berjejer menawarkan berbagai menu khas seperti pakat, mie pecal, gorengan, hingga aneka bubur tradisional.

Harga jajanan di lokasi ini relatif terjangkau, mulai dari Rp5.000 per porsi. Letaknya yang tidak jauh dari Masjid Raya Al-Mashun juga menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung bisa langsung menunaikan salat Maghrib setelah berbuka.

Keramaian kawasan ini sudah terlihat sejak sore hari. Salah seorang pengunjung, Yudi (30), terlihat tengah berburu takjil bersama adiknya. Ia mengaku hampir setiap Ramadan selalu datang ke lokasi tersebut untuk mencari menu berbuka.

“Selain ini yang paling dekat dengan rumah juga pilihan menunya banyak. Jadi bisa disesuaikan dengan selera saja,” ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (19/2/2026).

Menurut Yudi, banyaknya variasi makanan menjadi alasan utama Jalan Amaliun tetap menjadi pilihan warga dari tahun ke tahun.

2. Jalan Dr. Mansyur (Kawasan Kampus USU)

Bagi mahasiswa dan anak muda, kawasan Jalan Dr. Mansyur menjadi pilihan utama berburu takjil murah meriah. Sepanjang jalan depan Universitas Sumatera Utara (USU), pedagang menjajakan dimsum, kebab, aneka gorengan, hingga minuman kekinian seperti es boba.

Harga jajanan bahkan ada yang dibanderol mulai Rp1.000. Keramaian biasanya mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang Maghrib.

3. Kampung Aur (Kecamatan Medan Maimun)

Kampung Aur menghadirkan suasana Ramadan melalui kegiatan tahunan “Kampoeng Ramadan” yang dikelola pelaku UMKM setempat. Pengunjung dapat menemukan beragam kuliner khas Sumatera Barat seperti sala lauak dan lemang dengan harga terjangkau.

Pasar takjil ini biasanya mulai beroperasi pukul 16.00 hingga 18.30 WIB dan menjadi salah satu destinasi favorit warga yang ingin merasakan nuansa berbuka yang lebih tradisional.

4. Jalan Abdullah Lubis (Depan Masjid Al-Jihad)

Di kawasan Jalan Abdullah Lubis, tepatnya sekitar Masjid Al-Jihad, deretan pedagang minuman segar menjadi primadona saat Ramadan. Es kelapa muda, es jeruk, hingga es cendol dijual mulai Rp5.000 dan banyak diburu warga untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.

Salah satu pedagang, Linda (52), sudah lima tahun terakhir menjaga lapak takjil di kawasan tersebut. Ia mulai membuka dagangan sejak pukul 14.00 WIB setiap hari selama Ramadan.

Menurutnya, bulan puasa membawa berkah tersendiri karena memberikan tambahan penghasilan.

“Dari jam 2 udah buka. Lumayan juga yang beli sudah banyak,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Linda mengaku biasanya hampir setiap hari dagangan takjil yang dijaganya selalu habis terjual. Bahkan di hari pertama Ramadan, animo masyarakat disebutnya sudah cukup tinggi.

Baginya, kepercayaan untuk menjaga dagangan takjil tersebut menjadi peluang rezeki tambahan yang selalu dinantikan setiap tahun.

5. Jalan Willem Iskandar (Depan MAN 1 & 2 Medan)

Lokasi lain yang tidak kalah ramai berada di Jalan Willem Iskandar, tepat di depan MAN 1 dan MAN 2 Medan. Kawasan ini menjadi favorit warga Medan Estate untuk mencari sop buah, gorengan, dan aneka kudapan manis.

Harga jajanan mulai dari Rp5.000, namun pengunjung disarankan menggunakan kendaraan roda dua karena lalu lintas di kawasan ini cukup padat menjelang waktu berbuka.

Selain titik-titik tersebut, Pemerintah Kota Medan juga menghadirkan Ramadan Fair 2026 di Taman Sri Deli yang menyediakan stan UMKM gratis sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci.

 

(cr26/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved