Polres Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Gelar Simulasi Sispam Kota, Uji Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Kamtibmas

Personel Polres Pematangsiantar bersama TNI, Brimob, dan instansi terkait mengikuti simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Personel Polres Pematangsiantar bersama TNI, Brimob, dan instansi terkait mengikuti simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di depan Balai Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (13/5/2026). Simulasi ini digelar untuk menguji kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR-Polres Pematangsiantar menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di depan Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Simulasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Kota Pematangsiantar, TNI, Brimob, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga personel pemadam kebakaran.

Kegiatan diawali dengan pengecekan kesiapan pasukan dan perlengkapan pengamanan. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan simulasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan latihan menghadapi situasi riil di lapangan.

“Peragakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Tunjukkan kesiapan kita dalam mengamankan situasi, mulai dari tahapan hijau, kuning, hingga merah,” ujar Sah Udur.

Dalam simulasi, personel memperagakan penanganan aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung tertib, kemudian berkembang menjadi situasi memanas hingga berujung tindakan anarkis. Petugas melakukan tahapan pengamanan mulai dari pendekatan persuasif, negosiasi, pengendalian massa, hingga pengerahan mobil water cannon.

Ketika situasi meningkat ke tahap eskalasi merah, personel Brimob Polda Sumatera Utara diterjunkan untuk membantu pengamanan dan pengendalian massa.

Selain simulasi unjuk rasa, juga diperagakan skenario penjarahan toko oleh massa. Aparat gabungan melakukan pengamanan objek vital dan tindakan terukur sesuai prosedur.

Kapolres menjelaskan, dalam Sispam Kota terdapat tiga tahapan eskalasi pengamanan. Tahap hijau diterapkan saat massa masih tertib dan situasi kondusif. Tahap kuning diberlakukan ketika situasi mulai memanas dan membutuhkan pengamanan lebih ketat. Sementara tahap merah dilakukan saat kondisi berkembang menjadi anarkis dan mengancam keselamatan publik.

Dalam simulasi ini, layanan Call Center 110 juga dilibatkan sebagai pusat layanan pengaduan masyarakat. Melalui layanan tersebut, warga dapat melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian secara cepat.

Menurut Sah Udur, simulasi Sispam Kota bertujuan meningkatkan kemampuan, disiplin, dan koordinasi antarpersonel agar mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional.

“Melalui kegiatan ini diharapkan soliditas dan sinergitas antarinstansi semakin kuat demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Pematangsiantar,” kata Sah Udur.

Kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi dan foto bersama seluruh personel gabungan.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved