Polres Batubara

Satlantas Batu Bara Ajak Sopir Truk Utamakan Keselamatan di Jalinsum

ersonel Satlantas Polres Batu Bara memberikan sosialisasi keselamatan berkendara kepada sopir truk di Jalan Lintas Sumatera

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Personel Satlantas Polres Batu Bara memberikan sosialisasi keselamatan berkendara kepada sopir truk di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Batu Bara, Selasa (7/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, pengemudi diimbau untuk tidak melebihi kapasitas muatan guna mencegah kecelakaan lalu lintas. 

TRIBUN-MEDAN.COM, Batu Bara-Lalu lintas kendaraan berat yang padat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Di tengah aktivitas angkutan barang yang terus bergerak, Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bagi para sopir truk, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB itu menyasar langsung para pengemudi di sepanjang ruas jalan lintas Kabupaten Batu Bara.

Di bawah terik matahari, petugas menghentikan sejumlah truk untuk berdialog, menyampaikan pesan keselamatan, sekaligus mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran.

Ia menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, di atas target pengiriman barang.

“Kami mengajak para sopir untuk tidak memaksakan muatan melebihi kapasitas. Risiko kecelakaan bukan hanya mengancam pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam sosialisasi itu, petugas menjelaskan berbagai potensi bahaya akibat kelebihan muatan, mulai dari hilangnya kendali kendaraan hingga kerusakan sistem pengereman.

Sejumlah contoh kecelakaan juga disampaikan sebagai pengingat nyata akan dampak kelalaian di jalan raya.

Selain itu, pengemudi diberikan pemahaman mengenai aturan terkait batas bobot dan volume muatan, termasuk konsekuensi hukum jika terjadi pelanggaran.

Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pengemudi angkutan barang.

Respons para sopir truk pun terbilang positif.

Sejumlah pengemudi mengaku mendapatkan pemahaman baru dan menyatakan kesediaan untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam bekerja.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalur padat kendaraan berat seperti Jalinsum.

Di tengah mobilitas logistik yang tinggi, keselamatan di jalan tetap menjadi tanggung jawab bersama.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved