Sat Brimob Polda Sumut

Mortir Aktif Ditemukan di Labuhanbatu, Tim Jibom Gegana Brimob Sumut Amankan Tanpa Ledakan

Tim Jibom Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengevakuasi temuan mortir di wilayah Labuhanbatu

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Tim Jibom Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengevakuasi temuan mortir di wilayah Labuhanbatu, Senin (6/4/2026). Benda yang diduga bom militer tersebut berhasil diamankan dan dimusnahkan secara terkendali tanpa menimbulkan ancaman bagi masyarakat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LABUHANBATU-Suasana di wilayah hukum Polres Labuhanbatu sempat tegang setelah sebuah benda mencurigakan ditemukan warga dan kemudian teridentifikasi sebagai bom militer jenis mortir, Senin (6/3/2026). 

Benda berukuran cukup besar itu berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Laporan temuan tersebut langsung direspons cepat aparat kepolisian.

Tim Penjinak Bom (Jibom) Unit Komposit Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang dipimpin Ipda Bambang Sudirmanto segera dikerahkan ke lokasi setelah berkoordinasi dengan Polres Labuhanbatu.

Setibanya di lokasi, tim melakukan identifikasi awal dan memastikan bahwa benda tersebut adalah mortir dengan panjang sekitar 42 sentimeter dan diameter 8 sentimeter.

Area sekitar kemudian disterilisasi untuk mencegah risiko terhadap warga.

Dengan menerapkan standar operasional yang ketat, tim mengamankan mortir tersebut dan membawanya ke lokasi khusus disposal.

Seluruh tahapan dilakukan secara terukur, mulai dari pengamanan area, pengecekan teknis, hingga persiapan pemusnahan.

Ketegangan sempat terasa saat proses disposal berlangsung.

Personel bekerja dengan konsentrasi tinggi untuk memastikan seluruh prosedur berjalan aman. 

Setelah melalui tahapan pengamanan, termasuk waktu tunggu (endap), mortir tersebut berhasil diurai tanpa menimbulkan ledakan yang membahayakan.

Kegiatan ini turut melibatkan jajaran Polres Labuhanbatu sebagai bentuk sinergi dalam penanganan ancaman.

Setelah proses selesai, tim melakukan konsolidasi, pengecekan peralatan, serta penyusunan berita acara.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rantau Isnur Eka menegaskan pentingnya mengedepankan keselamatan dan disiplin prosedur dalam setiap penugasan berisiko tinggi.

Peristiwa ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat dalam merespons potensi ancaman, sekaligus memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved