Sat Brimob Polda Sumut

Manfaatkan Lahan 5.000 Meter, Brimob Sumut Tanam Jagung di Langkat

Personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut bersama masyarakat binaan menanam jagung di lahan ketahanan pangan di Stabat

|
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut bersama masyarakat binaan menanam jagung di lahan ketahanan pangan di Stabat, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM, LANGKAT-Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus memperluas peran di luar tugas pengamanan dengan mendorong ketahanan pangan masyarakat.

Melalui Batalyon A Pelopor, personel Brimob menanam jagung di lahan binaan di Jalan Anggrek, Gang Teratai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Perwira Seksi Pelayanan Markas (Pasi Yanma) Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, IPTU Tukimin.

Ia menegaskan, keterlibatan Brimob dalam program ini merupakan bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan masyarakat sekaligus memperkuat kesejahteraan warga.

Sejak pagi, delapan personel Brimob bersama masyarakat binaan bergotong royong mengolah dan menanam benih jagung di lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi.

Benih yang digunakan merupakan jenis Pioneer 32 sebanyak 11 kilogram.

Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga membangun optimisme masyarakat dalam mengelola potensi lahan secara produktif.

Dengan estimasi panen pada Juni 2026, lahan tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 3,25 ton jagung.

Menurut Tukimin, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.

Selain itu, keterlibatan langsung personel di lapangan diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola lahan pertanian.

Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Kebersamaan yang terjalin selama proses penanaman dinilai mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga.

Kegiatan ini juga tidak berhenti pada tahap penanaman.

Perawatan tanaman akan dilakukan secara berkelanjutan oleh personel Brimob bersama masyarakat hingga masa panen tiba.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved