Sat Brimob Polda Sumut

Brimob Polda Sumut Hadir di Permukiman Warga, Salurkan Sembako Lewat Minggu Kasih

Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan bahwa tugas kepolisian tak hanya soal menjaga keamanan

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Personel Brimob Polda Sumatera Utara dipimpin IPDA Ricky Ananda Sihotang membagikan paket sembako kepada warga saat kegiatan Minggu Kasih di kawasan Jalan Cemara dan Tegal Rejo, Medan, Minggu (5/4/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan bahwa tugas kepolisian tak hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga merawat kemanusiaan.

Melalui kegiatan bakti sosial bertajuk Minggu Kasih, Minggu (5/4/2026), Brimob hadir langsung menyapa warga di dua kawasan Kota Medan.

Kegiatan ini menyasar permukiman di Jalan Cemara, Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, serta Jalan Pasar III, Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan.

Sejak pagi, para personel bergerak menyusuri lingkungan warga, membawa paket sembako sekaligus pesan kepedulian.

Dipimpin Danton 3 Kompi 4 Batalyon A Pelopor, IPDA Ricky Ananda Sihotang, kegiatan tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat terasa bukan sebagai simbol kekuasaan, melainkan sebagai sahabat yang datang dengan empati.

Para personel membagikan bantuan secara langsung dari rumah ke rumah.

Sapaan hangat dan interaksi humanis menjadi bagian penting dalam kegiatan itu, mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Di sela aktivitas, anggota Brimob juga menyempatkan diri mendengar keluhan dan kondisi sosial masyarakat setempat.

Program Minggu Kasih ini menjadi salah satu upaya Satuan Brimob Polda Sumut menjaga kedekatan dengan masyarakat.

Di tengah tuntutan tugas operasional yang padat, ruang-ruang kepedulian tetap dibuka, memastikan kehadiran negara dirasakan hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

Respons warga pun mengalir positif. Sejumlah penerima bantuan tampak terharu dan menyampaikan rasa terima kasih.

Bagi mereka, bantuan sembako bukan sekadar pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga tanda bahwa mereka tidak sendiri menghadapi berbagai kesulitan hidup.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial, di samping tugas utama sebagai penjaga keamanan.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved