Polda Sumut

Wakapolda dan Dansat Brimob Sumut ke Tapteng: Pastikan Pemulihan Tuntas, Baik Sekolah & Hunian Tetap

Wakapolda dan Dansat Brimob Sumut Pastikan Pemulihan Tapteng Tuntas, dari Fasilitas Pendidikan hingga Hunian Tetap

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Sonny Irawan (kiri) bersama Dansat Brimob Kombes Pol Rantau Isnur Eka meninjau ruang kelas di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, Kamis (12/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPANULI TENGAH-Pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi perhatian jajaran kepolisian daerah.

Wakil Kepala Brigjen Pol Sonny Irawan bersama Komandan Satuan Brimob Kombes Pol Rantau Isnur Eka melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum , Kamis (12/2/2026).

Peninjauan difokuskan pada fasilitas publik dan hunian warga terdampak bencana. Rombongan mendatangi sekolah di Kecamatan Badiri, hingga kawasan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) yang disiapkan bagi warga.

Di lokasi sekolah, rombongan mengecek kondisi ruang belajar dan sarana pendukung untuk memastikan aktivitas pendidikan berjalan normal.

Di area hunian, perhatian tertuju pada kelayakan bangunan, ketersediaan fasilitas dasar, serta kesiapan infrastruktur penunjang kehidupan warga.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Kehadiran Wakapolda dan Dansat Brimob dimaksudkan untuk memastikan langsung bahwa proses pemulihan sosial dan fisik berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami ingin memastikan fasilitas publik dan hunian bagi masyarakat pascabencana benar-benar dalam kondisi baik dan layak digunakan. Kehadiran kami di sini untuk melihat dan memastikan langsung kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rantau Isnur Eka.

Pengamanan dan dukungan kegiatan melibatkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) dari Batalyon C yang dipimpin Iptu Roy S. Pohan.

Sejumlah perlengkapan lapangan seperti tenda pleton, field bed, peralatan kerja, hingga perlengkapan SAR turut disiagakan sebagai bentuk kesiapsiagaan.

Polisi menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pemulihan di Tapanuli Tengah.

Bagi warga terdampak, yang terpenting bukan hanya relokasi fisik, melainkan kepastian bahwa kehidupan sekolah, ibadah, dan hunian kembali berjalan layak dan bermartabat.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved