Polda Sumut

Brimob Polda Sumut Kawal Kunjungan Menteri PPPA ke Sipirok, Pulihkan Trauma Anak Korban Longsor

Pasca bencana tanah longsor dan banjir yang melanda Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, perhatian

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Personel Brimob Polda Sumatera Utara mengamankan kunjungan Menteri Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) di lokasi pengungsian korban longsor di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (4/1/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan kegiatan trauma healing dan penyerahan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak bencana. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIPIROK-Pasca bencana tanah longsor dan banjir yang melanda Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, perhatian terhadap para penyintas—terutama anak-anak terus mengalir.

Pada Minggu (4/12/2026), Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengawal kunjungan Menteri Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) ke lokasi pengungsian di Desa Marsada, Dusun Purbasinomba.

Pengamanan dilakukan personel Batalyon C Pelopor di bawah kendali Komandan Kompi 1, AKP M. Syafril S.

Kegiatan pengamanan difokuskan untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman dan tertib di tengah kondisi wilayah yang masih terdampak bencana.

Kunjungan Menteri PPPA diarahkan pada pemulihan trauma anak-anak korban longsor.

Di hadapan para pengungsi, menteri memberikan penguatan psikologis dan motivasi agar anak-anak dapat bangkit dari pengalaman traumatis akibat bencana.

Suasana pengungsian yang semula dipenuhi kesedihan perlahan mencair saat menteri menghadirkan pertunjukan ventriloquist.

Tawa dan senyum anak-anak pecah, menjadi penanda awal pemulihan psikologis yang dibangun melalui pendekatan empati dan hiburan.

Selain dukungan psikososial, pemerintah juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.

Bantuan tersebut diharapkan membantu keberlanjutan pendidikan anak-anak meski berada dalam keterbatasan pascabencana.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur BNPB Sumut, Bupati Tapanuli Selatan, unsur Forkopimda, serta jajaran TNI-Polri.

Kehadiran lintas instansi tersebut menegaskan komitmen negara dalam penanganan bencana, tidak hanya pada aspek tanggap darurat, tetapi juga pemulihan sosial dan perlindungan masa depan anak-anak.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved