Polres Sibolga Beri Bantuan Trauma Healing, Anak Korban Banjir dan Longsor Mulai Tersenyum Ceria

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang terdampak di wilayah Kelurahan Huta Tonga-tonga

Editor: Muhammad Tazli
IST
Polres Sibolga melaksanakan kegiatan Pemberian Bantuan dan Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor pada Jumat, 19 Desember 2025 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA – Polres Sibolga melaksanakan kegiatan Pemberian Bantuan dan Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di TK Negeri Pembina, Kelurahan Huta Tonga-tonga, Kecamatan Sibolga Utara. Kegiatan tersebut dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai dan berlangsung dengan tertib serta penuh kehangatan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Sibolga, Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H., didampingi PS. Kabagren Polres Sibolga AKP Basyaruddin Siregar, S.H., M.H., PS. Kabag SDM Polres Sibolga AKP Syawalludin H, S.H., Plt. Kasipropam Polres Sibolga Ipda Chandra Purba, S.H., serta Brigadir Bhabinkamtibmas Polres Sibolga Aiptu Hadi H. Sitanggang.

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang terdampak di wilayah Kelurahan Huta Tonga-tonga, khususnya yang bersekolah di TK Negeri Pembina. Dalam pelaksanaannya, personel Polres Sibolga memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah serta melaksanakan kegiatan trauma healing melalui pendekatan edukatif dan permainan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Baca juga: Warga Korban Banjir dan Tanah Longsor Sambut Gembira Bantuan dari Polres Sibolga

Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak korban bencana, sekaligus mengurangi gejala trauma psikologis yang mereka alami akibat musibah banjir dan tanah longsor. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan dukungan emosional dan psikologis, serta menumbuhkan kembali rasa aman dan nyaman bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Wakapolres Sibolga menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak-anak yang rentan mengalami trauma pascabencana.

"Dengan adanya kegiatan pemberian bantuan dan trauma healing ini, diharapkan anak-anak korban bencana alam dapat kembali bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam menempuh pendidikan, serta mampu pulih secara psikologis dari dampak bencana yang dialami," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved