Antisipasi Banjir di Pasar Bawah, Bhabinkamtibmas Polres Simalungun Sisir Sungai Bah Bolon

Ini adalah bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait dalam mengantisipasi bencana banjir

Editor: Muhammad Tazli
IST
Bhabinkamtibmas Polsek Serbelawan turun langsung bersama instansi terkait untuk mengontrol aliran sungai guna mencari solusi banjir yang kerap melanda kawasan Pasar Bawah Kelurahan Serbalawan. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Simalungun. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Serbelawan turun langsung bersama instansi terkait untuk mengontrol aliran sungai guna mencari solusi banjir yang kerap melanda kawasan Pasar Bawah Kelurahan Serbelawan.

Kegiatan patroli sungai ini dipimpin langsung oleh Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, S.E., M.S., dan didampingi Bhabinkamtibmas Bripka T. Manurung serta sejumlah pejabat terkait pada Rabu (3/12/2025) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

"Ini adalah bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait dalam mengantisipasi bencana banjir yang sering terjadi di kawasan Pasar Bawah. Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil dan mencari solusi terbaik," ujar Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Rabu malam pukul 20.55 WIB.


Tim gabungan menyisir sepanjang kanalan sungai Bah Bolon, tepatnya di Nagori Dolok Ilir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Cuaca cerah sore itu mendukung jalannya inspeksi untuk memantau kondisi aliran air dan mengidentifikasi potensi masalah yang bisa memicu banjir.

"Bhabinkamtibmas mendampingi Ibu Camat Dolok Batu Nanggar, Lurah Serbelawan, serta Babinsa melakukan kontrol aliran sungai secara menyeluruh. Kami menelusuri setiap titik untuk melihat kondisi saluran air," ungkap AKP Verry Purba.

Kehadiran Bripka T. Manurung sebagai Bhabinkamtibmas menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan tapi juga dalam pencegahan bencana alam.


Kegiatan ini bukan tanpa alasan. Kawasan Pasar Bawah Kelurahan Serbelawan diketahui sering mengalami banjir yang merugikan para pedagang dan masyarakat sekitar. Air sungai Bah Bolon yang meluap kerap menggenangi area pasar, terutama saat musim hujan tiba.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari solusi terhadap permasalahan banjir yang sering terjadi di Pasar Bawah Kelurahan Serbelawan. Banjir ini tentu sangat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat dan menimbulkan kerugian material," jelas Kasi Humas Polres Simalungun.

Para pedagang pasar sering mengeluhkan kondisi ini karena dagangan mereka terendam, aktivitas jual beli terganggu, dan akses menuju pasar menjadi sulit dilalui saat banjir terjadi.

Baca juga: Polsek Tanah Jawa Simalungun Kawal Program Ketahanan Pangan, Panen Jagung Langsung Diserap Bulog


Yang menarik dari kegiatan ini adalah soliditas kerja sama lintas instansi. Tidak hanya kepolisian, tapi juga pemerintah kecamatan, kelurahan, TNI, dan Satpol PP turut terlibat aktif dalam inspeksi lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan kontrol aliran sungai ini antara lain Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar, S.E., M.S., Lurah Serbelawan Lasma Damanik, S.Sos., Babinsa Sertu Wawan dan Sertu Suryaji, pegawai kecamatan Pak Gatur, serta petugas Satpol PP Ibu Indah. Kegiatan ini dilakukan di bawah koordinasi Kapolsek Serbelawan, Iptu Gunawan Sembiring, S.H.

"Sinergi seperti ini sangat penting karena permasalahan banjir bukan hanya tanggung jawab satu instansi. Perlu kolaborasi semua pihak untuk menemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan," ucap AKP Verry Purba menekankan pentingnya kerja sama.


Dari hasil kontrol lapangan, tim akan menganalisis berbagai faktor penyebab banjir, mulai dari kondisi saluran air, pendangkalan sungai, hingga kemungkinan adanya penyumbatan di beberapa titik aliran.

"Setelah mendapatkan data lengkap dari lapangan, akan disusun rekomendasi dan langkah konkret untuk mengatasi masalah banjir ini. Bisa jadi perlu pengerukan sungai, perbaikan tanggul, atau normalisasi aliran sungai," jelas Kasi Humas.

Kegiatan patroli dan monitoring seperti ini menunjukkan bahwa Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, tidak hanya hadir saat terjadi masalah keamanan. Mereka juga proaktif dalam mengantisipasi potensi bencana yang bisa mengancam keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved