Polrestabes Medan
Kapolrestabes Medan Ajak Driver Online Jadi Mitra Polri: Kami Sama-sama di Jalan 24 Jam
Di sebuah kafe sederhana di Jalan Abdullah Lubis, suasana sore itu terasa akrab. Gelak tawa para pengemudi ojek online
TRIBUN-MEADN.COM, MEDAN-Di sebuah kafe sederhana di Jalan Abdullah Lubis, suasana sore itu terasa akrab. Gelak tawa para pengemudi ojek online berpadu dengan obrolan santai di sela aroma kopi yang mengepul (11/10/2025). Di tengah lingkaran meja kayu, sosok Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, Kapolrestabes Medan, tampak berbincang hangat dengan para anggota GODAM (Gabungan Driver Online Medan).
Pertemuan yang berlangsung di Sruput Lae Café, Medan Baru, itu bukan sekadar silaturahmi. Ia menjadi jembatan baru antara aparat penegak hukum dan mereka yang tiap hari menembus jalanan kota para pengemudi ojek online yang mengenal setiap tikungan dan denyut kehidupan Medan.
“Kami ini pelayan masyarakat. Kalau ada keluhan, jangan ragu lapor langsung ke saya,” ujar Kombes Calvijn membuka pembicaraan dengan nada bersahabat.
Mantan Direktur Resnarkoba yang dikenal tegas itu menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan komunitas jalanan. “Kejahatan sekarang sudah canggih, kadang menggunakan aplikasi ojol. Karena itu, kami ingin membangun kerja sama dengan para driver—mendirikan posko bersama dan saling berbagi informasi. Polisi dan ojol sama-sama di jalan 24 jam,” katanya.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.45 WIB itu turut dihadiri Kompol Lengkap Suherman Siregar, Ps. Kasat Intelkam Polrestabes Medan, serta pengurus inti GODAM seperti Agam Zubir, Hilal, dan Arif, bersama perwakilan dari berbagai platform aplikasi: Gojek, Grab, Maxim, Indriver, hingga Shopee.
Ketua GODAM, Agam Zubir, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Kami terkejut sekaligus senang. Baru kali ini Kapolrestabes turun langsung duduk bersama kami,” ujarnya. Agam berharap Kapolrestabes dapat memberantas kejahatan jalanan yang dikenal masyarakat sebagai “rayap besi”—istilah untuk pencuri kendaraan bermotor—dan memperkuat pemberantasan narkoba.
Ia juga menyarankan agar Polri dan komunitas driver membentuk grup komunikasi cepat. “Kalau ada kejadian di jalan, kami bisa langsung berkoordinasi dengan admin dari kepolisian,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Kapolrestabes Calvijn mengangguk. Ia menilai para driver ojol bisa menjadi “mata dan telinga” Polri di lapangan. “Sinergi ini penting. Dengan kerja sama seperti ini, kita bisa kurangi tindak kejahatan jalanan bahkan sebelum terjadi,” katanya.
Menjelang sore, kegiatan yang berlangsung hampir tiga jam itu ditutup dengan foto bersama dan seruan kompak: “Medan aman, Medan kondusif!".(Jun-tribun-medan.com).
| Wakapolda Sumut Tinjau Pos Terpadu Operasi Ketupat Toba di Lapangan Merdeka |
|
|---|
| Meneladani 99 Asmaul Husna: Kapolrestabes Medan Berbagi di Ponpes Al Kautsar |
|
|---|
| Humanis tapi Tegas, Brimob Sumut dan Polrestabes Medan Sisir Titik Rawan di Kota Medan |
|
|---|
| Wanita di Medan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan, Polsek Medan Timur Amankan Pelaku |
|
|---|
| Terkuak, Penyebab 2 Karyawan Ponsel Pancurbatu Nekat Mencuri: Tak Digaji & Berakhir Penganiayaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SInergi-dengan-gojek-kapolres.jpg)