PDI Perjuangan Sumut
Buka Fit and Proper Test PAC Samosir, Ketua DPD PDIP Sumut: Kawal Konstitusi, Jaga Ideologi Partai
Buka Fit and Proper Test PAC di Samosir, Ketua DPD PDIP Sumut: Jangan Jadi Kutu Loncat, Jaga Ideologi Partai dan Patuhi Konstitusi
TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR-Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs Rapidin Simbolon MM , membuka secara resmi fit and proper test calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di Kabupaten Samosir, Sabtu (07/03/2026). Kegiatan itu berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir, Jalan Uskup Sugio Pranoto Pangururran.
Ketua DPC PDI Perjuangan Samosir, Osvaldo Simbolon melaporkan proses penjaringan kader berlangsung cukup ketat.
Dari sejumlah pendaftar yang berasal dari sembilan kecamatan di Samosir, akhirnya mengerucut menjadi 25 peserta yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.
“Banyak kader militan yang mendaftar. Setelah melalui proses seleksi awal, akhirnya mengerucut menjadi 25 peserta dari sembilan kecamatan,” kata Osvaldo.
Usai mendengar laporan tersebut, Rapidin secara resmi membuka pelaksanaan fit and proper test yang menjadi bagian dari proses kaderisasi dan konsolidasi organisasi partai di tingkat akar rumput.
Rapidin menegaskan, proses ini bukan sekadar memilih pengurus, melainkan mencari kader yang benar-benar ideologis dan siap mengabdi kepada partai serta rakyat.
“Siapa pun yang nanti ditetapkan sebagai Ketua PAC akan melalui penilaian menyeluruh dan diputuskan melalui mekanisme partai, mulai dari DPC hingga DPD dalam rapat pleno,” ujarnya.
Menurut Rapidin, salah satu aspek penting yang dinilai adalah pemahaman ideologi dan loyalitas kader terhadap PDI Perjuangan dan nilai-nilai Pancasila.
Ia menekankan bahwa kader partai tidak boleh lahir dari sikap oportunistik atau “kutu loncat”, melainkan tumbuh dari proses perjuangan ideologis partai.
Rapidin juga mengingatkan sejarah panjang perjuangan partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Mengawari Soekarnoputri yang berhasil membawa PDI Perjuangan memenangkan pemilu di tengah keterbatasan sumber daya dan dibawah tekanan orde baru.
“Ketika Ibu Mega membawa partai ini ke pemilu dan menang, itu bukan karena kekuatan uang, tetapi karena integritas dan keberpihakan kepada rakyat,” katanya.
Dalam penguatan pendidikan kader itu, Rapidin menegaskan bahwa menjadi Ketua PAC berarti siap mengabdi, bukan sekadar mencari posisi politik.
“Setelah dilantik, tidak ada lagi istilah maju mundur. Yang ada adalah pengabdian dan perjuangan untuk negara,” ujarnya.
Ia juga meminta struktur partai di tingkat bawah diperkuat melalui pembentukan ranting dan anak ranting agar kerja politik partai benar-benar menyentuh akar rumput, seperti petani, pedagang kaki lima, nelayan, buruh dan kaum marhaen.
“Kita harus memenangkan hati rakyat dan menjaga ideologi Pancasila serta konstitusi dari kelompok-kelompok yang mencoba merusaknya,” kata Rapidin.
Nakhoda PDI Perjuangan Sumut
Pimpin PDI Perjuangan Sumut
Dipercaya Megawati Pimpin PDI Perjuangan Sumut
Komisi XIII DPR RI Rapidin Simbolon
Rapidin Simbolon Komisi XIII DPR RI
| PDIP Sumut Dorong Pelaku Usaha Taat Kelola Air Danau Toba, Negara Diminta Hadir Lindungi Rakyat |
|
|---|
| Rapidin, Fraksi PDIP Komisi XIII: Teror terhadap Pembela HAM Tak Bisa Dianggap Kriminal Biasa |
|
|---|
| Ustadz Syahban Sihotang: Selain Ramadan, Saat Idul Adha PDIP Sumut Juga Bawa Sapi Kurban ke Sihotang |
|
|---|
| Benih Jagung P-32 dari PDIP Sumut Masuk Fase Panen di Samosir, Petani Berterima Kasih Pada Rapidin |
|
|---|
| Ketua PDIP Sumut Datangi Rumah Duka Kader di Onan Runggu: Kepedulian Pimpinan Menyentuh Akar Rumput |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/proses-kaderisasi-dan-penguatan-struktur-partai-di-tingkat-akar-rumput.jpg)