Berita Viral
KRONOLOGI Jaringan Love Scam Lintas Negara di Medan Terbongkar, Puluhan WNA Diamankan
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara berhasil mengungkap jaringan penipuan lintas negara
TRIBUN-MEDAN.Com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara berhasil mengungkap jaringan penipuan lintas negara dengan modus asmara atau love scamming yang beroperasi di Kota Medan, Sumatera Utara.
Operasi gabungan ini menandai langkah tegas aparat dalam menutup ruang gerak kejahatan transnasional yang menyasar korban di luar negeri.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 7 warga negara asing (6 asal China dan 1 asal Vietnam) serta 31 warga negara Indonesia yang diduga terlibat aktif dalam sindikat penipuan daring.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut, Parlindungan, menjelaskan bahwa para pelaku masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan yang masih berlaku.
Mereka diperkirakan telah beroperasi selama satu bulan.
Penggerebekan pertama dilakukan pada Selasa (23/6/2026) di kawasan CBD Polonia, Medan.
Dari lokasi itu, petugas menemukan aktivitas penipuan daring yang sedang berlangsung dan mengamankan satu WNA China serta 31 WNI.
Pengembangan kemudian dilakukan di kawasan Royal Sumatra dan Hotel Golden Eleven, yang berujung pada penangkapan enam WNA lainnya.
Barang Bukti
Dari seluruh lokasi operasi, aparat menyita barang bukti berupa:
- 120 unit ponsel
- 55 unit komputer
- 7 laptop
- 48 keyboard
- 7 dokumen perjalanan yang masih berlaku
- Puluhan perangkat keras pendukung lainnya
Barang-barang tersebut digunakan untuk menjalankan aksi penipuan daring dengan memanipulasi identitas di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Threads.
Modus dan Target Korban
Parlindungan menegaskan bahwa sindikat ini secara spesifik menargetkan pria berkebangsaan Jepang sebagai korban.
Para pelaku menggunakan pendekatan asmara daring untuk membangun kepercayaan, sebelum akhirnya menjerat korban dalam kerugian finansial yang signifikan.
Menariknya, tidak ada korban dari Indonesia dalam kasus ini.
| Kasus Korupsi Menggurita di Langkat: Proyek Mebel Sekolah Rp48,4 Miliar Disorot |
|
|---|
| Korupsi BBM Subsidi, Nasib Eks Camat Medan Polonia dan Dua Anak Buahnya Dikurung 16 Bulan Penjara |
|
|---|
| DAFTAR Nama Siswa MAN 1 Medan yang Raih Emas di Jepang, Inovasi Limbah Kulit Buah Jadi Batu Bata |
|
|---|
| RICUH Demonstran di Kantor Bupati Asahan, Sudah Bertahun-tahun Minta Jalan di 4 Desa Diperbaiki |
|
|---|
| KPK Bantah Isu Kebocoran Informasi Internal Terkait OTT terhadap Bupati Kuansing Suhardiman Amby |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Imigrasi-Medan-Amankan-7-WNA-dan-31-WNI-Pelaku-Jaringan-Love-Scamming.jpg)