Demo Mahasiswa
Gelombang Unjuk Rasa Makin Meluas, Prabowo: Saya Tahu yang Bayar Demo, Hati-hati
Prabowo meyakini para demonstran dibayar Rp 200 ribu untuk ikut demo, meski tidak paham apa isi dan tujuan demo tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Gelombang demonstrasi yang didominasi elemen mahasiswa terus terjadi hingga Rabu (24/6/2026).
Aksi demo yang diawali oleh mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Univesitas Indonesia makin meluas ke berbagai daerah, termasuk Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Secara beruntun, mahasiswa turun ke jalan mengkritik kondisi terkini di Indonesia dan sejumlah kebijakan rezim Prabowo Subinato-Gibran Rakabuming Raka.
Hari ini, Rabu (24/6/2026), tiga aksi demonstrasi akan digelar di wilayah Jakarta Pusat.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan demonstrasi pertama akan dilakukan oleh massa dari DPD LSM Pijar Keadilan Demokrasi di depan Kantor Komisi Yudisial (KY), Jalan Kramat Raya, Senen.
Pada waktu yang sama, pukul 10.00 WIB, demonstrasi kedua akan digelar oleh massa dari Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA).
Aksi ini berlangsung di depan Kantor Kementerian Kehutanan, Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang.
Sementara aksi ketiga dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.00 WIB. Demonstrasi ini akan diikuti oleh massa dari Aliansi Cipayung Jakarta Barat bersama sejumlah elemen lainnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, kawasan selatan Monas, Gambir.
Menurut Erlyn, sebanyak 1.597 personel gabungan kepolisian disiagakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa hari ini.
Prabowo: Saya Tahu yang Bayar Demo
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengaku sudah tahu identitas pihak-pihak yang mendanai demonstrasi.
"Hati-hati loh, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo. Gue tahu itu," ujar Prabowo dalam pidato acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Prabowo bilang, para demonstran dibayar Rp 200 ribu untuk ikut demo, meski tidak paham apa isi dan tujuan demo tersebut.
"Ditanya anak-anak demo, (mereka yang berdemo tapi dibayar) enggak ngerti. Mau demo apa ya? 'Em... em... Kami dibayar Rp 200 ribu.' Gitu ya," kata Prabowo menirukan pengakuan demonstran bayaran yang dia maksud.
Prabowo mengatakan, seharusnya masyarakat Indonesia mendukung pemerintah, layaknya tim sepak bola yang didukung fansnya. Dia menekankan bahwa Indonesia sebagai bangsa harus kompak.
"Kita ini kalau merasa, kalau dalam pertandingan kita jadi suporter, dukung satu tim, 'Ayo maju, maju, maju'. Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak," jelas Prabowo.
Mahasiswa Ancam Demo Berjilid
demo mahasiswa
Demo Mahasiswa di Medan
Prabowo tahu penyandang dana demo
| Mahasiswa di Lumajang Bawa Boneka Jelangkung Gambar Prabowo-Gibran, Emak-emak Terobos Blokade Polisi |
|
|---|
| Mahasiswa Ancam Demo Berjilid-jilid, Tuntut Stop MBG, Militerisme, Kopdes, Turunkan Harga BBM |
|
|---|
| Didesak Mahasiswa Tindaklanjuti Tuntutan Paling Lama 5 Hari, Wapres Gibran Sadar Banyak Minusnya |
|
|---|
| Giliran Mahasiswa Jogja Turun ke Jalan, Aliansi Rakyat Memanggil Diikuti Emak-emak, Guru, dan Buruh |
|
|---|
| Polisi Klaim Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo, BEM UI Sindir Persiapan Barikade dan Rekayasa Lalin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/MAHASISWA-DEMO-Puluhan-mahasiswa-dari-organisasi-berunjuk.jpg)