Berita Viral
SIAP-SIAP Kota Medan Akan Punya BRT Mebidang 2027, Bus Listrik Melintas di Jalur Khusus, Ini Rutenya
Proyek Strategi Nasional (PSN) Bus Rapid Test Medan-Binjai-Deliserdang (BRT Mebidang) di Kota Medan menuai banyak pendapat.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com - Proyek Strategi Nasional (PSN) Bus Rapid Test Medan-Binjai-Deliserdang (BRT Mebidang) di Kota Medan menuai banyak pendapat.
Proyek ini menggunakan anggaran Rp 1,9 triliun dari Kemeterian Perhubungan. Pengerjaan sedang berlangsung dan diperkirakan selesai pada 2026.
BRT ini merupakan sebuah sistem tranportasi modern. Sistem ini sudah lama dilakukan di Ibu Kota Jakarta. BRT akan menerapkan fasilitas yang medern untuk menunjang kecepatan, praktis, dan terintegrasi.
Sejumlah armada bus listrik yang didatangkan dari Tiongkok akan berseliweran di jalur khusus BRT Mebidang di Kota Medan. Bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan sebagai solusi kemacetan di Kota Medan sekitarnya.
Proyek BRT akan menerapkan jalur khusus, halte yang modern, dan sistem tiket yang terintegrasi.
Sekda Sumut Sulaiman Harahap mengatakan proyek BGT akan selesai pada 2027.
“Pemprov Sumut sangat mendukung proyek BRT Mebidang yang merupakan proyek strategis nasional. Program ini untuk mewujudkan transportasi publik perkotaan yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan dan ditargetkan rampung 2027 mendatang,” ujar Sulaiman.
Dijelaskannya, pada tahap awal operasional, BRT akan melayani 12 koridor.
Sebanyak 10 koridor berada di wilayah Kota Medan.
"Sedangkan dua koridor lainnya melayani kawasan Mebidang dan dikelola oleh Pemprov Sumut bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan," ucapnya.
Lanjutnya, dua koridor yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Sumut meliputi rute Binjai –Medan - Carrefour serta Lubukpakam – Amplas - Simpang Pelangi.
"Terkait kelembagaan, pada tahap awal pengelolaan PSN BRT Mebidang akan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Perhubungan Sumut," tuturnya.
Selain itu, kata Sulaiman, Pemprov Sumut juga memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), yang berpotensi mendukung pengembangan program tersebut.
Sementara itu, Advisor Ditjen Perhubungan Darat untuk Mastrans, Danang Parikesit menyampaikan, proyek Sistem Transportasi Massal Perkotaan (Mastran Project) yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deliserdang telah berjalan dari sisi pembangunan fisik, seperti halte dan jalur koridor. "Namun ini masih diperlukan pembahasan lebih lanjut terkait aspek kelembagaan, regulasi, dan pembiayaan," ucapnya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumatera Utara Rochani Litiloly mengatakan, kehadiran BRT Mebidang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
| SENTILAN Kuasa Hukum Roy Suryo Saat Jokowi Ulang Tahun, Sebut Rayakan Bahagia di Atas Penderitaan |
|
|---|
| EPHORUS Victor Tinambunan Tegaskan RSUD Tarutung Milik HKBP, Bupati JTP: Biar Jelas di Pengadilan |
|
|---|
| NASIB Jodi, Batal Nikah Usai Rampok dan Tusuk Putriani Tamba, Ketagihan Judol Hingga Terlilit Pinjol |
|
|---|
| Ingat Adam Deni? Dulu Ribut Sama Sahroni, Kini Pamer Pistol Ngamuk Rusak Fasilitas Usaha Korban |
|
|---|
| Curi 2 Motor Ibu Kandungnya, Wanita di Bekasi Ancam Jual Anaknya, Mendadak Ngaku Jadi Korban KDRT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Aktivitas-bus-listrik-pada-minggu-245-di-Kota-Medan.jpg)