Berita Viral
NASIB Julita Damanik Dicopot, tak Hanya Tipu Sesama ASN, Minta Rp100 Juta Janji Lolos CPNS Kejaksaan
Julita meminta uang sebesar Rp 100 juta sebagai biaya pengurusan agar anak pelapor agar lulus CPNS di Kejaksaan
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Beginilah nasib Julita Damanik dicopot dari jabatannya sebagai Plt Kepala Puskesmas Buntu Turunan di Kabupaten Simalungun.
Tak hanya tipu sesama ASN, Julita juga meminta Rp100 juta kepada warga untuk meloloskan korban jadi CPNS Kejaksaan pada tahun 2023.
Kini Julita pun telah dilaporkan ke Polres Pematangsiantar pada Kamis (18/6/2026).
Baca juga: Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Sumut, Ratusan Warga Minta MBG Dilanjut
Kronologi
Awalnya Julita Damanik datang ke rumah pelapor Berinisial KSM pada Oktober 2023 di Jalan Kartini Kota Pematangsiantar.
Saat itu, ia menawarkan kepada anak pelapor menjadi CPNS di Kejaksaan formasi penerimaan tahun 2023.
Julita meminta uang sebesar Rp 100 juta sebagai biaya pengurusan agar anak pelapor agar lulus CPNS di Kejaksaan.
Baca juga: Wedding dan Event Murah Berkonsep Mewah, Dispar Target Potensi Green MICE
Namun karena uang pelapor tidak ada sebesar 100 juta, beberapa hari kemudian pelapor hanya bisa memberikan sebesar Rp 50 juta dan meminta tolong kepada teriapor agar kekurangannya untuk ditanggulangi dulu.
Selanjutnya sekitar bulan Januari hingga bulan Maret 2024, Julita kembali menarik uang dengan alasan biaya pengurusan agar anak pelapor lulus CPNS di Kejaksaan.
Pelapor ada beberapa kali memberikan uang kepada Julita baik dengan cara cash maupun transfer, hingga total uang yang telah diberikan Rp 227 juta.
Sejak uang diterima, Julita pun mengatakan bahwa pengumuman penerimanaan CPNS di Kejaksaan berlangsung pada bulan April 2024.
Baca juga: WAJAH Tegang Roy Suryo Digiring ke Tahanan, Berikut 2 Alasan Polda Metro Tangkap Roy dan Dokter Tifa
Namun sering bulan April 2024, pelapor bertanya kepada Julita perihal kelulusan anaknya, namun terlapor mengatakan agar sabar menunggu bulan Juni 2024.
Berkali-kali pelapor bertanya.
Namun jawaban terlapor hanya tetap disuruh sabar menunggu.
Hingga terakhir kalinya pelapor menanyakan perihal kelulusan anaknya pada bulan Oktober 2025. Namun tetap dijawab untuk bersabar.
Baca juga: Hotdiatur Purba Gantikan Hizkia Siagian Jadi Kasat Reskrim Polres Binjai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-Julita-Damanik-mendadak-menjadi-sorotan-publik.jpg)