Berita Viral

IDRUS Marham Senggol Anies Baswedan yang Sebut Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja: Harus Optimis

Wakil Ketua Umum Golkar, Idrus Marham menyenggol Anies Baswedan yang menyebut negara sedang tidak baik-baik saja. 

Tayang:
IST
BALAS KRITIKAN ANIES - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham balas kritikan Anies Baswedan soal ekonomi nasional. Idrus mengajak seluruh elite politik, termasuk eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, untuk membangun narasi optimisme di tengah tekanan ekonomi global yang sedang dihadapi Indonesia 

“Kalau elite politik terus berbicara seakan-akan negeri ini runtuh, pasar bisa terganggu dan rakyat kehilangan kepercayaan diri. Padahal bangsa ini sudah berkali-kali membuktikan mampu bertahan menghadapi krisis besar,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan kepemimpinan yang menenangkan di tengah situasi global yang belum menentu.

“Rakyat butuh energi positif, bukan ketakutan yang diproduksi terus-menerus. Jangan sedikit-sedikit menggambarkan Indonesia gelap. Kita harus serius menghadapi masalah, tapi juga harus yakin bangsa ini punya kekuatan untuk bangkit,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Idrus turut mengapresiasi pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam sidang paripurna DPR sehari sebelumnya.

Menurut Idrus, Prabowo menunjukkan tradisi politik baru dengan menyampaikan kondisi ekonomi nasional secara terbuka kepada publik.

“Beliau datang secara terbuka dan blak-blakan menjelaskan bagaimana potret riil ekonomi Indonesia hari ini. Itu artinya beliau mengajak kita memahami persoalan dan merespons tantangan dengan positif dan optimisme,” tuturnya.

Idrus menilai keterbukaan Presiden menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap arah pembangunan.

Anies: Rupiah Melemah, Ekonomi Makin Berat

Sebelumnya, dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Anies menyebut masyarakat saat ini merasakan tekanan ekonomi yang semakin berat.

“Nilai tukar rupiah melemah, harga kebutuhan pokok naik, daya beli masyarakat menurun, dan banyak keluarga merasakan tekanan ekonomi yang semakin berat. Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi realitas yang dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Anies.

Ia menegaskan pernyataannya bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai ajakan agar pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan bekerja lebih serius.

“Saya menyampaikan ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi sebagai ajakan agar kita semua lebih peka terhadap keadaan,” ujar Anies.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di wartakota.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved