Berita Viral

Kala Pidato Prabowo Bikin IHSG Anjlok, Padahal Sempat Menguat Rabu Pagi, Begini Kata Pengamat

IHSG dibuka pada level 6352,2 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 6459,5 pada pukul 10.00 WIB sebelum Prabowo berpidato

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Tribunnews.com
RAPAT PARIPURNA DPR - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Rapat paripurna DPR beragendakan antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. (Tribunnews.com/Irwan Rismawan) 

Menurut Acuviarta, tindakan tersebut mencerminkan bahwa Pemerintah Indonesia cenderung menolak kritik dan keinginan pasar. 

Penyebab IHSG Melemah 

Selama ini, pergerakan IHSG sangat dipengaruhi oleh fundamental dan sentimen.

Dari sisi fundamental, Acuviarta memperkirakan bahwa perusahaan-perusahaan emiten merasa terganggu dengan kondisi keuangan pemerintah Indonesia.

Sementara dari segi sentimen, salah satunya faktor pemicunya adalah keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) mencoret 18 saham Indonesia dari indeks global pada Rabu (13/5/2026). 

IHSG yang ditutup melemah juga dipengaruhi oleh nilai tukar Rupiah yang masih rendah hingga hari ini. 

Dilansir dari data Bloomberg, Selasa (19/5/2026) pukul 09.56 WIB, Rupiah berada di level Rp 17.717 per dollar AS. 

Angka itu melemah 49 poin atau 0,28 persen dibanding penutupan sebelumnya Rp 17.668 per dollar AS. 

Acuviarta menilai, apa yang dialami kondisi perekonomian RI saat ini tidak direspons dengan sigap oleh pemerintah. 

"Perubahan-perubahan terkait kebijakan pemerintah yang diharapkan oleh pasar juga direspons dengan lambat," kata dia. 

Dalam pidato Prabowo pun, Acuviarta berkata bahwa pemerintah belum memberikan kebijakan yang benar-benar out of the box dan bisa meyakinkan pasar.

"Tentu saya kira tekanan akan terus berlanjut. Dan aksi jual pun satu hal yang sangat mungkin karena faktor sentimennya tadi yang memang sedang meningkat," ungkapnya. 

Acuviarta memperkirakan, penurunan IHSG masih akan berlanjut hingga beberapa minggu ke depan. 

Dia menilai, belum ada langkah konkret dari pemerintah dan lembaga Indonesia untuk memulihkan IHSG. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved