Berita Viral

CURHAT Suami ART Erin, HP Istri Ditahan Hingga tak Bisa Video Call dengan Anak: Mimpi Mama

Mencuatnya kabar dugaan penganiayaan ART oleh Erin, membuat Rahmat, suami ART baru Erin bernama Nur merasa khawatir.

Tayang:
Instagram
DIDUGA ANIAYA ART - Erin dikabarkan terseret dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap ART yang bekerja di kediamannya. Situasi tersebut disebut-sebut cukup memanas hingga membuat sang ART merasa terancam dan akhirnya memilih untuk melarikan diri demi mencari keselamatan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Curhat suami ART Erin, HP istri ditahan hingga tak bisa video call dengan anak.

Sang anak sampai terbawa mimpi.

Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin menjadi sorotan.

Baca juga: VIRAL Video Pembukaan Kopdes Merah Putih, Produk Dijual Mirip Minimarket, Apa Bedanya?

Kasus dengan mantan ART-nya, Herawati masih bergulir, kini muncul sosok Rahmat.

Rahmat adalah suami dari ART baru Erin yang bernama Nur.

Kabar dugaan penganiayaan di rumah Erin pun membuat Rahmat khawatir.

Baca juga: 4 Formasi KDKMP dan KKNMP Dibuka, Seribuan Warga Sumut Padati Gedung Serbaguna Pemprovsu sejak Pagi

Rahmat datang dari Cianjur dengan perasaan cemas lantaran istrinya, Nur tak lagi bisa dihubungi selama tiga minggu.

Saat ditemui Rahmat di rumah Erin, Nur mengaku kini HP-nya ditahan oleh ibu tiga anak itu setelah kasus dugaan penganiayaan Erin terhadap Herawati ramai.

Akibatnya, Nur tak lagi bisa berkomunikasi dengan keluarganya yang ada di Cianjur, Jawa Barat.

Sembari menangis, Rahmat menguraikan bagaimana anak sematawayangnya yang masih berusia lima tahun kerap mencari ibunya.

Baca juga: PILU Satpam Dapur MBG tak Punya Uang Keluarkan Peluru di Dekat Tulang Rusuknya, Kena Tembak Begal

Diungkapkan Rahmat, sebelum bekerja dengan Erin, Nur masih kerap melakukan video call dengan sang putra.

"Anak sempat nanyain, videonya masih ada. Nanyain Mamanya. Mimpi Mama, Mama enggak ada pokoknya. Saya kalau cerita itu enggak bisa," ujar Rahmat mulai menangis, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (20/5/2026).

"Anak saya lima tahun, suka nanyain," sambungnya masih terisak.

Rahmat tak memungkiri, istrinya kini sulit untuk dihubungi.

"Biasanya kan Mamanya video call sama dia, sekarang susah," aku Rahmat.

KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN ART - Herawati, asisten rumah tangga yang melaporkan dugaan kekerasan oleh majikannya Rien Wartia Trigina, menunjukkan kondisi luka yang dialaminya usai kejadian di Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).
KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN ART - Herawati, asisten rumah tangga yang melaporkan dugaan kekerasan oleh majikannya Rien Wartia Trigina, menunjukkan kondisi luka yang dialaminya usai kejadian di Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026). (IST)


Di momen itu, Rahmat mengaku sudah meminta kepada yayasan penyalur ART yang menaungi istrinya agar sang istri diberhentikan bekerja dari rumah Erin.

Pasalnya, kepada Rahmat, Nur mengaku sudah tak betah.

Namun, pihak yayasan penyalur mengisyaratkan kesulitan untuk mencari pengganti Nur.

"Saya minta bantuannya sama penyalurnya itu. Katanya dari awal seminggu masuk itu udah bilang enggak betah, cuman katanya tunggu penggantinya," terang Rahmat.

Baca juga: Paul Simanjuntak Minta Satpol PP Sikat Semua Billboard Bermasalah di Medan: Jangan Tebang Pilih

"Nah, udah gitu saya bilang sama penyalur, 'Bu, ini tolong istri saya udah nggak betah'. Dia mungkin disampaiin sama Bu Erin, kemarin dia bilang gini, 'Tunggu sabar aja, nanti saya cariin'," sambungnya.

Rahmat merasa, setelah dugaan penganiayaan Erin viral, pihak penyalur makin kesulitan mencari ART yang bersedia bekerja di rumah Erin.

"Sedangkan sekarang kan sudah ramai gitu, pikiran saya ini jeleknya, takutnya orang udah pada tahu (jadi) susah gitu," ungkap Rahmat khawatir. 

Nur Curhat Tak Betah dan Takut

Sebelumnya, Rahmat sempat mendatangi rumah Erin atas izin Ketua RT setempat.

"Saya dari kampung tuh hari Jumat, sempat ke rumah Pak RT nyari nanya-nanya. Soalnya takut kan kalo enggak lapor, takut kenapa-kenapa," tuturnya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (20/5/2026).

"Habis dari situ saya terus ke rumahnya Bu Erin. Nah, ketemu satpam bilang mau ketemu, saya suaminya Nur. Mau ketemu Bu Erin atau istri saya bisa enggak. Oh, bisa katanya. Nah, tiba-tiba istri saya keluar," kenang Rahmat.

Lewat pertemuan langsungnya dengan istrinya itu, Rahmat mengurai curahan hati Nur.

Baca juga: Satres Narkoba Polres Labusel Gagalkan Peredaran Sabu di Sungai Kanan, Dua Pengedar Diamankan

"Istri saya itu mau pulang, enggak betah, takut, was-was, trauma," beber Rahmat mulai menangis.

"Kalau misalkan dia enggak boleh pulang, dia mau kabur, dia takut. Itu yang saya takutin, takut kabur Bang," seloroh Rahmat lagi.

Rahmat menceritakan, Nur menjadi satu-satunya ART Erin yang kini tersisa.

"Informasi dari istri yang kemarin itu pokoknya enggak betah, pengin pulang karena yang lain udah pada pulang. Katanya tinggal dia sendiri sekarang," jelasnya.

Adapun penyebab Nur tak bisa dihubungi selama tiga minggu karena ponselnya ditahan Erin.

Baca juga: PILU Satpam Dapur MBG tak Punya Uang Keluarkan Peluru di Dekat Tulang Rusuknya, Kena Tembak Begal

"Bilangnya memang HP ditahan. Alasannya enggak tahu, istri saya enggak bilang. Makanya saya cuma bilang, kalau HP sudah dikasih nanti kabarin. Udah gitu aja," tukasnya.

ART Ungkap Dugaan Penganiayaan

Kasus ini bermula dari viralnya akun Threads @niadamanik7 yang mengunggah kisah jika seorang wanita yang diduga adalah ART Erin setelah mendapatkan perlakuan kekerasan.

Nia Damanik rupanya sosok penyalur ART di rumah Erin.

Dia mengungkap bahwa Hera sempat menghubungi dirinya di hari kejadian mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin.

Saat itu, Hera meminta bantuan lantaran kepalanya dipukul menggunakan sapu.

"Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini 'Halo, kak', katanya 'Apa?' 'Tolongin saya'."

Baca juga: Ladies Pool League Sumut Seri II Siap Bergulir, Jadi Ajang Pembinaan Pebiliar Putri Sumut

"'Dipukul apanya?' 'Kepala saya dipukul pakai sapu'," bebernya, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (30/4/2026).

Tak langsung percaya dengan pengakuan Hera, Nia pun menanyakan kesalahan yang telah dilakukan ART tersebut.

Berdasarkan keterangan Hera, ia menerima dugaan penganiayaan hanya karena telat menutup jendela.

"Terus saya bilang 'Bikin salah apa neng?' Katanya 'Enggak bikin salah',' kata Nia Damanik.

"'Entah cuman gara-gara telat nutup jendela' katanya," sambungnya.

Usai viralnya tudingan tersebut, Erin sempat memberikan bantahannya.

Wanita keturunan Minang ini, merasa geram dengan pernyataan-pernyataan sang ART dalam jumpa pers-nya.

"Ih kamu, ngegemesin deh," tulis Erin mengawali komentarnya, dikutip Minggu (10/5/2026).

Lebih lanjut ia menyebut sang ART cari perhatian.

"Caper (cari perhatian) banget," imbuhnya.

Di momen itu Erin lantas menyoroti soal sang ART yang tidak menunjukan bukti dugaan penganiayaan yang diterimanya.

"Coba kalian pikir dia tampil terus dan bicara terus kayak gitu tapi kenapa nggak nunjukin hasil penganiayaannya?" lanjut mantan istri bintang film Kiamat Sudah Dekat ini.

Tak tanggung-tanggung, Erin pun kini menantang sang ART untuk membuktikan dugaan penganiayaan yang dialaminya.

"Tunjukin dong yang katanya dipukul, mana bekas memarnya?" tembak Erin.

"Tunjukin dong yang mana katanya dicakar? Mana lukanya? Tunjukin dong mumpung momennya lagi banyak kamera," tukas wanita dengan sapaan akrab Erin Taulany ini.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved