Berita Viral

VIRAL Video Pembukaan Kopdes Merah Putih, Produk Dijual Mirip Minimarket, Apa Bedanya?

Viral video pembukaan Kopdes Merah Putih dan produk dijual disebut mirip minimarket mulai dari kudapan, bahan pokok hingga kebutuhan dapur

Tayang:
IST
SAMBANGI TOKO - Presiden Prabowo Subianto meninjau gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) pagi. 

Namun dia mengingatkan pemerintah agar program tersebut tidak hanya menjadi saluran distribusi baru yang mengambil pasar dari usaha yang sudah ada, tanpa menciptakan aktivitas ekonomi tambahan. 

"Nah ini adalah menurut saya remain to be tested. Tapi saya di sini hanya mengingatkan the government.

Impact-nya KDMP ini, jangan-jangan menjadi belum optimal," tuturnya.

Viral Video Bagi-bagi Uang Komisi Proyek Pembangunan Kopdes di Jatim, Ini Respons Kodim Kediri

Disisi lain sebuah video yang memuat percakapan setoran komisi atau fee proyek pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kediri, Jawa Timur, viral di media sosial.

Dalam potongan video yang viral, terlihat dua orang sedang berbicara di dalam sebuah mobil. 

Orang pertama yakni seorang perempuan diduga berseragam ASN Kabupaten Kediri, sedangkan orang kedua tampak sebagai pria yang diduga beratribut loreng TNI.

Dalam percakapan tersebut, terucap komisi pembangunan gedung Kopdes Merah Putih yang mengalir ke berbagai pihak, termasuk komandan kodim.

Baca juga: Paul Simanjuntak Minta Satpol PP Sikat Semua Billboard Bermasalah di Medan: Jangan Tebang Pilih

Merespons hal tersebut, Komando Distrik (Kodim) 0809 Kediri menegaskan sedang menelusuri video berisi dugaan bagi-bagi komisi proyek pembangunan Kopdes yang sempat viral di media sosial.

Komandan Kodim (Dandim) 0809 Kediri, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Dhavid Nur Hadiansyah, mengatakan bahwa penelusuran itu dengan mencari sosok dua orang pemeran dalam video, yakni pria yang berseragam loreng maupun wanita aparatur sipil negara (ASN), serta juga pembuat videonya. 

Pengungkapan itu diperlukan untuk mengonfirmasi kebenaran isi pembicaraan dalam video yang sempat mencatut nama Dandim termasuk motifnya. 

"Sedang dicari orangnya. Belum dapat (ketemu) ini,” ujar Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah melalui pesan singkatnya, Selasa (19/5/2026). 

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kediri, Solikin, menyampaikan perlunya melakukan pengecekan kebenaran video tersebut.

Apalagi, Solikin menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam pembangunan fisik KDMP.

“Terkait isu tersebut perlu dicek kebenarannya. Secara langsung pembangunan fisik KDMP, pemkab enggak terlibat, selain untuk penyediaan lahan.” pungkasnya.

*/tribun-medan.com

sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbogor

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved