Berita Viral
PRIMUS Tak Percaya Alasan BI Sebut Rupiah Lemah Karena Situasi Perang: Ke Mata Uang Lain Juga Lemah
Nilai rupiah semakin lemah menimbulkan kekhawatiran rakyat Indonesia. Melemahnya nilai rupiah tentu berdampak pada harga barang.
Mengutip harga jual dolar AS pagi ini per pukul 09.15 WIB, harga TT counter di sejumlah atau transaksi tunai di bank langsung berkisar dari Rp 17.645 hingga Rp 17.750.
Sebelumnya pemerintah membantah Indonesia berada di jurang krisis setelah rupiah terpuruk di angka Rp17.400 per dolar AS.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan ekonomi dalam negeri Indonesia sejatinya dalam kondisi baik-baik saja.
Hal ini terbukti dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang naik ke angka positif dan inflasi yang terkendali bahkan menurun.
Di mana ekonomi Indonesia naik 5,61 persen serta cadangan devisa juga cukup kuat.
Hal ini kata Perry menggambarkan bahwa rupiah seharusnya bisa stabil bahkan menguat.
“Tadi disampaikan oleh Pak Menko, berkaitan fundamental kita itu kuat. Pertumbuhan sangat tinggi, 5,61 persen, inflasi rendah, kredit juga tumbuh tinggi, cadangan devisa juga kuat,”
“Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat," ujar Perry usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di wartakota.com
| DILAPORKAN Menganiaya ART, Erin Pengin Kasus Ini Dibawa Sampai Pengadilan: Saya Punya Bukti CCTV |
|
|---|
| PURBAYA Sebut Nilai Rupiah Anjlok Saat Ini Tak Sama dengan Krisis 1998: Ekonomi Masih Terkendali |
|
|---|
| PENGAKUAN Sejumlah Siswi SMK Alami Child Grooming dari Eks Kepsek, Kini Baru Berani Speak Up |
|
|---|
| PROFIL Ahmad Bahar yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya Hingga Anaknya Dibawa, Penulis Buku Lulusan UGM |
|
|---|
| MOMEN Prabowo Siram Air Kembang ke Jet Tempur Rafale dan Falcon 8X, Ritual Sebelum Penyerahan Kunci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Primusssadsf.jpg)