Berita Viral

Diduga Gegara Cemburu, Suami Bunuh Istri dan Mertuanya, Korban Dipukuli Pakai Besi Usai Cekcok

Polisi menyebut, SP menaruh curiga kepada EP karena diduga dekat dengan laki-laki lain.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Polres Kebumen
OLAH TKP - Polisi dari Polres Kebumen melakukan olah TKP kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Selasa (12/5/2026) siang. Aksi pelaku tewaskan istri dan mertua. 

“Lagi ngasih makan kambing terus kedengaran orang jerit-jerit,” kata Suparni, Minggu (17/5/2026).

Awalnya, Suparni mengaku bahwa mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam rumah korban. Karena panik, dia kemudian memanggil Ketua RT setempat untuk meminta bantuan.

“Setelah itu saya minta bantuan sama Bu RT,” ujarnya.

Saat suara jeritan mulai mereda, Suparni memberanikan diri mendekati rumah korban. Namun, suasana di dalam rumah membuatnya syok.

“Posisinya sudah enggak dengar jerit-jerit minta tolong lagi, cuma kedengaran orang merintih sakit,” katanya.

Korban Bersimbah Darah dalam Kamar

Pintu luar rumah disebut sedikit terbuka, sedangkan pintu kamar tertutup. Dari balik tirai kamar, Suparni melihat kondisi korban yang sudah penuh darah.

“Saya intip, sudah ada kejadian dua orang. Yang dua sudah keluar darah semua,” ungkapnya.

Cemburu Jadi Motif Penganiayaan
Kasatreskrim Polres Kebumen, AKP Kanzi Fathan, mengungkapkan bahwa motif sementara pelaku adalah rasa cemburu terhadap istrinya.

Polisi menyebut, SP menaruh curiga kepada EP karena diduga dekat dengan laki-laki lain.

“Pelaku mengaku cemburu karena istrinya diduga dekat dengan laki-laki lain,” ujar AKP Kanzi Fathan

Diduga Gegara Cemburu, Suami Bunuh Istri dan Mertuanya, Korban Dipukuli Pakai Besi Usai Cekcok
OLAH TKP - Polisi dari Polres Kebumen melakukan olah TKP kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Selasa (12/5/2026) siang. Aksi pelaku tewaskan istri dan mertua.

Menurut dia, cekcok terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di rumah korban. Dalam kondisi emosi, SP mengambil besi ulir sepanjang kurang lebih 37 sentimeter yang berada di dekat kamar mandi.

Besi tersebut kemudian digunakan untuk memukul istrinya hingga mengenai bagian tengkuk dan kepala belakang.

Tak lama kemudian, PA yang mendengar teriakan anaknya masuk ke kamar untuk menolong. Namun nahas, dia justru ikut menjadi korban penganiayaan.

“Tersangka sempat cekcok dengan korban sebelum memukul korban PA berkali-kali pada bagian kepala,” kata Kanzi.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved