Berita Viral

Rupiah Tembus 17.600 per Dolar, DPR Singgung Pengrajin Tempe Rasakan Dampak Pelemahan Rupiah

Pengrajin tahu dan tempe kini mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Tribun jabar/Rahmat Kurniawan
PRODUKSI TEMPE- Pengrajin tahu dan tempe kini mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah. Foto Produksi tempe di Cimahi. Produksi tempe terkena imbas pelemahan rupiah terhadap dolar 

Selain itu, masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri juga akan mengeluarkan biaya lebih besar karena nilai tukar rupiah melemah terhadap mata uang asing.

4. Sentil Titiek Soeharto

Dalam kesempatan lain, Prabowo kembali melontarkan candaan ketika membahas masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri.

Ia bahkan menyebut nama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto sambil bercanda soal dampak kenaikan dolar terhadap orang yang gemar melancong ke luar negeri.

“Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa nggak pakai dolar, yang pusing yang itu yang suka ke luar negeri, hayo siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini,” kata Prabowo disambut gelak tawa hadirin.

Tak hanya menyebut Titiek Soeharto, Prabowo juga menyinggung sejumlah nama lain seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, hingga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie.

Candaan tersebut menjadi salah satu bagian pidato yang ramai dibicarakan publik karena memperlihatkan gaya komunikasi Prabowo yang santai di tengah isu serius mengenai kondisi rupiah dan ekonomi nasional.

5. Prabowo Yakin Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

Di balik candaan soal dolar dan rupiah, Prabowo tetap menegaskan keyakinannya terhadap kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

Fundamental ekonomi merupakan kondisi dasar yang menopang perekonomian suatu negara, seperti konsumsi masyarakat, cadangan devisa, produksi pangan, stabilitas energi, hingga tingkat inflasi.

Menurut Prabowo, masyarakat tidak perlu panik menghadapi fluktuasi nilai tukar karena tekanan ekonomi global juga dialami banyak negara lain.

“Percayalah, ekonomi kita kuat. Fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, ya. Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita,” tegasnya.

Ia juga menilai ukuran kekuatan ekonomi Indonesia tidak bisa hanya dilihat dari kurs rupiah terhadap dolar AS semata.

Menurut Prabowo, kondisi pangan dan energi nasional yang masih stabil menjadi indikator penting bahwa Indonesia tetap berada dalam situasi aman dibanding sejumlah negara lain yang tengah menghadapi tekanan ekonomi dan geopolitik global.

“Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” katanya.

(*/ Tribun-medan.com)

Daftar Nama 26 Pemain Timnas Jepang di PIala Dunia 2026, Ada Pemain Liverpool dan Bayern Munchen

Sumber: tribunnews.com / Wartakota

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved