Berita Viral
NYANYIAN Anak Buah Akhirnya Memutus Karier AKP Yohanes Hutapea di Kepolisian, Terjerat Kasus Narkoba
Polisi Buru Bandar Utama Pemasok Narkoba untuk AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea yang Diduga Berada di Medan, Sumatera Utara.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menjerat Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), AKP Yohanes Bonar Adiguna (YBA), terus bergulir.
Di samping pemeriksaan internal, fokus penyelidikan kini mengarah pada satu pertanyaan besar, dari mana asal narkoba yang melibatkan perwira polisi tersebut?
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengidentifikasi bahwa pasokan obat keras terlarang tersebut dikirim dari luar pulau. Seluruh paket haram itu diketahui berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang nekat, yakni memanfaatkan jasa ekspedisi reguler untuk menyamarkan pengiriman antarpulau dari jaringan narkoba Medan menuju Kalimantan Timur.
"Pemilik barang ada di Medan. Makanya kita belum bisa memberikan semua informasi karena masih dilakukan pengejaran," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamletahitu, kepada Tribunkaltim.co, Minggu (17/5/2026).
Baca juga: Resmi Tersangka, AKP Yohanes Hutapea Terancam Hukuman Mati, Sidang Etik Segera Digelar
Kronologi Pengungkapan dan Modus Jalur Ekspedisi: Nyanyian Anak Buah
Penyelidikan kasus narkoba terbaru ini bermula dari operasi bersama antara Polda Kaltim, pihak Bea Cukai, serta jajaran internal kepolisian melalui metode control delivery (teknik penyerahan di bawah pengawasan).
Petugas sengaja membiarkan paket narkoba berjalan ke alamat tujuan di wilayah Tenggarong untuk memetakan siapa penerima dan jaringan di belakangnya.
"Jadi itu bermula dari control delivery bersama cukai dan teman-teman. Ada pengiriman di wilayah Tenggarong, kemudian kita kembangkan," jelas Romylus.
Baca juga: Setelah Ditangkap Kasat Resnarkoba AKP Bonar Hutapea Mengaku Narkotika Dipakai Sendiri, Baru Setahun
Saat paket diambil di Tenggarong, petugas langsung melakukan penangkapan. Namun, belakangan terungkap bahwa orang yang mengambil barang tersebut merupakan seorang anggota polisi aktif berinisial A, yang tidak lain adalah anak buah dari AKP Yohanes Bonar Adiguna sendiri.
Berdasarkan pemeriksaan, oknum bintara polisi berinisial A mengaku diperintah oleh YBA dan sama sekali tidak mengetahui isi kardus tersebut.
Mengatahui adanya keterlibatan oknum perwira, Ditresnarkoba langsung berkoordinasi dengan Bidang Propam Polda Kaltim untuk mengamankan AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea.
Baca juga: AKP Bonar Hutapea Ngaku Pakai Sabu Untuk Pribadi Tapi BB Banyak, Kombes Romylus: Kita Tidak Percaya
Data Jumlah Barang Bukti dan Alur Pengiriman Paket
Dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba ini, polisi menemukan total 100 paket yang teridentifikasi milik tersangka.
Pada penindakan awal, polisi mengamankan dua dus besar di lokasi berbeda, dengan rincian:
- Di Tenggarong: 1 dus berisi 20 paket narkoba jenis obat keras.
- Di Balikpapan: 1 dus berisi 50 paket narkoba dengan alamat penerima dan pengirim yang sama.
Penyidik menduga kuat bahwa Balikpapan menjadi jalur transit utama sebelum barang haram yang berasal dari Medan Sumatera Utara tersebut didistribusikan ke Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Berdasarkan pendalaman, pengiriman diduga sudah dilakukan berulang kali dalam kurun waktu satu hingga dua bulan terakhir.
Tersangka mengaku telah memesan barang dari Medan sebanyak empat kali sebelumnya dengan rincian pengiriman pertama hingga ketiga masing-masing 10 paket, dan pengiriman keempat sebanyak 20 paket.
Jika ditotal dengan temuan terbaru di Balikpapan, keseluruhan barang bukti mencapai 100 paket.
Pihak kepolisian juga meragukan pengakuan AKP YBA yang menyebut ratusan paket tersebut hanya digunakan untuk konsumsi pribadi.
"Dia mengaku dipakai sendiri, namun kita tidak percaya karena jumlahnya banyak. Satu paket harganya bisa Rp 4 juta sampai Rp 5 juta," tegas Kombes Pol Romylus Tamletahitu.
Polisi menambahkan bahwa tersangka mengaku sudah mengonsumsi obat keras tersebut selama lebih dari satu tahun.
Baca juga: PENGAKUAN Anak Buah AKP Yohanes Hutapea, tak Tahu Isi Paket Ternyata Narkoba, Langsung Diserahkan
Ketegasan Kapolda Kaltim: Zero Tolerance
Menanggapi kasus pemufakatan jahat narkoba yang mencoreng institusi korps Bhayangkara ini, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan akan menindak tegas kasus ini tanpa pandang bulu dan menerapkan prinsip zero tolerance (tanpa toleransi).
"Ya, kasat narkoba baru penindakan, masih dalam proses pemeriksaan di Polda. Karena masih dalam pemeriksaan, kita belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Intinya peristiwa itu ada," kata Irjen Pol Endar Priantoro usai menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung di Desa Embalut, Tenggarong Seberang, Sabtu (16/5/2026).
Hingga saat ini, AKP Yohanes Bonar Adiguna telah resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Kaltim sejak 2 Mei 2026.
Sementara itu, tiga orang saksi, termasuk oknum anggota yang mengambil paket serta pihak jasa ekspedisi, masih diperiksa secara intensif guna mengusut tuntas alur distribusi serta mengejar bandar utama pemasok narkoba yang berada di Medan.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: PENGAKUAN Anak Buah AKP Yohanes Hutapea, tak Tahu Isi Paket Ternyata Narkoba, Langsung Diserahkan
Anak Buah AKP Yohanes Hutapea
AKP Yohanes
AKP Yohanes Hutapea terancam hukuman mati
narkotika AKP Yohanes dari Medan
AKP Yohanes Bonar Hutapea ditangkap
| KELAKUAN MC LCC 4 Pilar Shindy Lutfiana Dibongkar Lagi, Pernah Bikin Pengantin Nangis Kecewa |
|
|---|
| PENGAKUAN Anak Buah AKP Yohanes Hutapea, tak Tahu Isi Paket Ternyata Narkoba, Langsung Diserahkan |
|
|---|
| TANGIS PILU Ibu Pendeta Ospina Sitohang yang Suaminya Diduga Dikriminalisasi: Dia Korban Politik |
|
|---|
| DETIK-DETIK Mobil Mewah Vellfire Rp2 M Hangus Terbakar di Tol Cipularang, Videonya Viral |
|
|---|
| ALASAN TNI Gadungan Ngaku Jadi Korban Begal, Nekat Bikin Laporan Palsu, Terkuak Lagi Butuh Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kasat-Resnarkoba-Polres-Kukar-AKP-Yohanes-Bonar-Hutapea-Ditangkap.jpg)