Berita Viral

2 Anggota TNI Berkelahi di Diskotek Palembang, Pratu F Tewas Ditembak, Penyebab Senggolan Saat Joget

Dua anggota TNI berkelahi di tempat hiburan malam (diskotek) di Palembang, Sabtu (16/5/2026) malam.

Tayang:
HO
Ilustrasi TNI. Dua anggota TNI berkelahi di tempat hiburan malam (diskotek) di Palembang, Sabtu (16/5/2026) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Dua anggota TNI berkelahi di tempat hiburan malam (diskotek) di Palembang, Sabtu (16/5/2026) malam.

Perkelahian ini dipicu cuma gegara bersenggolan saat menikmati lagu sambil berjoget di 

Perkelahian ini menggunakan senjata api. 

Pratu F tewas setelah perutnya terkena tembakan di bagian perut.  

Peristiwa itu terjadi di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead sekitar pukul 02.40 WIB.

Terduga pelaku diketahui berinisial RN (23), yang juga merupakan anggota TNI.

Baca juga: TRAGIS Bocah 13 Tahun Tewas Ditikam Temannya Gegara Masalah Hubungan dengan Wanita

Baca juga: KARIER Cemerlang AKP Bonar Hutapea Disorot, Alumni Akpol 2015, Kasat Narkoba yang Terlibat Narkoba

Kodam II/Sriwijaya membenarkan adanya insiden penembakan tersebut.

Saat ini, RN masih menjalani pemeriksaan intensif di Pomdam II/Sriwijaya untuk mendalami motif dan kronologi kejadian.

"Kita tunggu sampai sore nanti. Masih pemeriksaan,” ujar Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).

Berdasarkan informasi sementara, peristiwa bermula saat korban dan pelaku berada di lokasi hiburan malam tersebut.

Keduanya diduga terlibat perselisihan setelah terjadi senggolan ketika berjoget.

Situasi kemudian memanas hingga berujung perkelahian.

Dalam kejadian itu, pelaku diduga sempat terlibat keributan dengan korban dan beberapa rekannya.

Kondisi Korban

Terduga pelaku kemudian disebut mencabut senjata api dari pinggangnya dan melepaskan satu kali tembakan yang mengenai bagian perut sebelah kanan korban.

Usai terkena tembakan, korban langsung dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas Polsek Ilir Barat I Palembang bersama tim identifikasi dan personel fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi korban.

Namun, sekitar pukul 03.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani penanganan medis.

Pratu F diketahui merupakan anggota TNI Angkatan Darat yang berdinas di Denkesyah 02.04.04 Palembang.

Sikap Keluarga Korban

Kabar meninggalnya korban membuat keluarga terpukul.

Adik kandung korban, Faradita, mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut pada Sabtu subuh sekitar pukul 06.00 WIB setelah mendapat telepon dari keluarganya.

“Subuh sekitar pukul 06.00 WIB saya ditelepon tante dan diberi tahu kalau kakak meninggal dunia akibat tertembak sesama oknum TNI,” ujar Faradita saat ditemui di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Ia mengatakan keluarga sangat syok karena korban meninggal akibat tindakan kekerasan.

“Kakak meninggal dengan cara yang tidak wajar karena ditembak, jadi kami semua sangat syok,” katanya.

Faradita juga mengenang pertemuan terakhir dengan sang kakak pada Jumat sore sebelum kejadian.

Saat itu, korban sempat datang ke rumah bibinya untuk menanyakan kabar keluarga.

“Kemarin sore Kakak datang ke rumah Tante. Saya sempat meminta uang Rp10 ribu, setelah itu Kakak pamit pergi lagi,” ujarnya.

Pihak keluarga berharap proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara terbuka dan meminta agar pelaku dihukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, hingga kini Pomdam II/Sriwijaya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus penembakan tersebut, termasuk mendalami motif serta kepemilikan senjata yang digunakan dalam insiden itu.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jatim

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved