Berita Viral
KRONOLOGI Bidan dan Anggota DPRD Digerebek Sang Suami yang Ternyata Polisi, Kini Curhat Korban KDRT
Ia menegaskan, rumah tangganya dengan K sudah lama hancur dan tidak ada kaitannya dengan TR.
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah kronologi bidan dan anggota DPRD digerebek.
Penggerebakan itu dilakukan sang suami yang ternyata polisi.
Usai viral, kini bu bidan mengaku selama ini jadi korban KDRT sang suami.
Baca juga: PILU Nenek Ditusuk Saat Suapi Cucunya, Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Tertahan di RS karena Biaya
Ia pun mengaku rumah tangganya dan sang suami sudah hancur.
Bahkan keduanya sudah pisah ranjang.
Dengan tegas, bidan tersebut juga membantah adanya perzinaan.
Baca juga: Masyarakat Desak Penanganan Kasus Penipuan Online, Minta Segera Tetapkan Status Tersangka
Perselingkuhan dalam rumah tangga adalah pelanggaran komitmen yang bisa memicu trauma mendalam dan perceraian.
Secara hukum di Indonesia, perselingkuhan yang melibatkan hubungan badan dapat dipidana berdasarkan Pasal 284 KUHP tentang Perzinahan.
Viral di media sosial, kasus dugaan perselingkuhan antara anggota DPRD Kabupaten Fakfak, Papua Barat berinisial TR dengan bidan DR, yang merupakan istri polisi.
Kasus tersebut mencuat, setelah video penggerebekan keduanya, beredar di media sosial.
Baca juga: Korban Bus ALS VS Truk Tangki Bertambah Jadi 19, Jumiatun Meninggal, Sempat Dirawat Bareng Suami
Penggerebekan dilakukan oleh suami DR, berinisial K, seorang polisi, di Kawasan Mabruk, Kabupaten Fakfak, Minggu (11/5/2026).
DR merupakan seorang bidan yang bekerja di Puskesmas Tomage.
Status di pekerjaannya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia mengaku, rumah tangganya dengan sang suami, K anggota Polres Fakfak, sudah lama retak.
Bahkan, keduanya telah pisah rumah selama tujuh bulan.
DR mengaku sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya.
Bahkan, kekerasan itu pernah diterima DR di depan orang tuanya.
Ia menyebut, pernah mencoba menggugat cerai K, namun prosesnya terhambat karena statusnya sebagai ASN.
Baca juga: PILU Anak Kelas 2 SD Tewas Tragis Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsito, Sempat Bergelantungan
Meski digerebek saat tengah bersama anggota DPRD, DR membantah adanya perzinahan.
“Kami bertiga bersama anak TR, baru selesai makan. Tidak ada bukti perzinaan,” katanya, Jumat (15/5/2026), dilansir TribunPapuaBarat.com.
Ia menegaskan, rumah tangganya dengan K sudah lama hancur dan tidak ada kaitannya dengan TR.
DR juga mengaku mengalami pemukulan saat penggerebekan berlangsung.
Dikatakannya, pihak Reskrim telah melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan bukti adanya perzinahan.
Anggota DPRD Bantah Zina
Pengacara TR, Suriadi membantah, kliennya berselingkuh meski terjadi penggerebekan.
Suriadi menyebut, informasi yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan tidak disampaikan secara utuh.
“Sehingga memunculkan opini publik seolah-olah telah terjadi perzinaan,” ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak, Jumat (15/5/2026).
Ia menegaskan, video yang viral di media sosial hanya berupa potongan rekaman tanpa menjelaskan kronologi lengkap.
"Peristiwa terjadi Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIT di sebuah rumah kos kawasan Mambruk Dalam," imbuhnya.
Baca juga: Wisatawan Diminta Pantau Kondisi Cuaca secara Berkala
Saat itu, kata Suriadi, suami DR yang merupakan anggota polisi datang bersama keluarganya.
Sementara di dalam rumah terdapat TR, anak laki-lakinya serta DR.
"Keberadaan DR kemudian dikaitkan dengan dugaan perselingkuhan," ucapnya.
Menurut Suriadi, keberadaan TR dan DR di satu rumah bukan lantas membuktikan adanya perzinahan.
Suriadi menambahkan, kliennya justru menjadi korban dugaan penganiayaan.
TR disebut mengalami luka robek di kepala dan memar di tubuh.
Ia juga telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan serta pencemaran nama baik ke Propam Polres Fakfak.
Pihak Suami DR Konfirmasi Penggerebekan
Sementara itu, kakak K, mengonfirmasi terkait penggerebekan tersebut.
“Saya punya adik laki-laki, istrinya diduga selingkuh dengan anggota DPRD tersebut,” ujar kakak K saat dikonfirmasi, sambil meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Ia mengaku, turut mendampingi adiknya saat mendatangi lokasi kejadian.
“Saya juga ikut bersama adik saya ke lokasi saat penggerebekan dilakukan,” katanya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/FAKTA-Baru-ASN-Digerebek-Suami-Bersama-Pria-Lain-di-HotelNgaku-Studi-Banding-demi-Temui-Selingkuhan.jpg)