Berita Viral

NASIB Bocah 16 Tahun di Wonogiri Diikat di Tiang dan Dipukuli Ramai-Ramai Gegara Ketahuan Mencuri

Seorang bocah 16 tahun di Giritontro, Kabupaten Wonogiri diikat dan dipukuli karena ketahuan mencuri. 

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi penganiayaan. Seorang bocah 16 tahun di Giritontro, Kabupaten Wonogiri diikat dan dipukuli karena ketahuan mencuri.  

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang bocah 16 tahun di Giritontro, Kabupaten Wonogiri diikat dan dipukuli karena ketahuan mencuri

Warga mengikat bocah inisial Y ini diikat di tiang rumah warga dan dipukuli dengan brutal. 

Video ini tersebar di media sosial dan memicu reaksi publik. 

Polisi turun tangan dalam kasus ini dan menangkap empat pelaku main hakim sendiri itu. 

Berdasarkan kronologi, bocah ini disebut melakukan pencurian di rumah warga pada Minggu (10/5/2026). 

Aksi bocah ini kepergok pemilik rumah. 

Pemilik rumah yang kaget berteriak dan mengundang perhatian warga. 

Warga langsung bergerak menangkap pelaku dan mengikat tangan dan kakinya di tiang rumah. 

Tak hanya itu, korban juga dikabarkan mengalami tindakan kekerasan fisik berupa pemukulan.

Bahkan, terdapat warga yang disebut sempat mengancam hendak membakar korban.

Baca juga: Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Tol Kisaran Mengalami Lonjakan Volume Kendaraan

Baca juga: Ridho Optimistis DPMPTSP Gaet Investor ke Medan, MPP Jadi Andalan Permudah Perizinan

Amankan Empat Orang

Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo membenarkan adanya dugaan kekerasan terhadap anak tersebut.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

"Ada empat orang yang kami amankan. Warga setempat, tetangga si anak ini," jelasnya, Jumat (15/5/2026).

Pihak kepolisian menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan terhadap korban.

Terlebih, korban hingga kini disebut belum terbukti melakukan pencurian.

"Kalau memang ada hal semacam itu (pencurian) lebih baik dilaporkan saja. Apalagi ini anak-anak," kata dia.

Iptu Agung menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya juga pernah menjalani pemeriksaan ke dokter kejiwaan.

Baca juga: Pedagang Tempe Dibegal di Hamparan Perak, Motor Miliknya Raib Digondol 4 Pelaku

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jateng.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved