Berita Viral
POLISI Tembak Mati Maling Motor yang Tewaskan Bripka Arya Supena: Bahayakan Petugas Saat Diciduk
Maling motor penembak Bripka Arya Supena telah ditemukan. Pelaku bernama Bahroni (23).
TRIBUN-MEDAN.com - Maling motor penembak Bripka Arya Supena telah ditemukan. Pelaku bernama Bahroni (23).
Bahroni menembak Bripka Arya karena ketahuan melakukan aksi pencurian motor di Lampung.
Bripka Arya ditemukan warga dalam kondisi sudah tewas dengan berlumuran darah.
Polda Lampung langsung melakukan pengejaran kepada Bahroni (23).
Dalam pengejaran itu, Polisi menembak mati Bahroni di Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) pukul 05.15 WIB.
"Pelaku Bahroni sebagai eksekutor yang akan mengambil motor korban atau penembak Bripka Arya Supena. Pelaku Bahroni ditembak polisi karena melawan saat hendak ditangkap," kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf saat menggelar konferensi pers di Siger Lounge Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).
Tim gabungan yang dipimipin oleh Kasubdit Jatanras dan Kanit Resmob Polda Lampung, bersama dengan Intel Polda Lampung.
Intel Brimob Polda Lampung, Tekab Polres Lampung Timur, Tekab Polres Pesawaran dan Polsek Padang Cermin.
"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan tersangka Bahroni hingga tim langsung ke Teluk Hantu," kata ujar Helfi.
Tim gabungan pun melakukan pendalaman keberadaan tersangka dan didapati tersangka Bahroni.
Tersangka Bahroni saat akan dilakukan penangkapan melakukan perlawanan secara aktif yang membahayakan tim gabungan.
Bahroni menggunakan senjata api rakitan jenis revolver kepada petugas, tim melakukan tindakan tegas dan terukur.
"Tersangka Bahroni meninggal dunia di tempat di Teluk Hantu," ucap Helfi.
Baca juga: PERANGAI Satuan Dibongkar, Badut Bunuh Mertuanya Sempat Dibela, Keluarga: Orang Tahu Kulitnya Saja
Baca juga: Sentuhan Berkelas Honda Warnai Akhir Pekan Pecintanya
Kemudian tim langsung mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver.
Lalu satu bilah pisau yang berada pinggang tersangka.
Tim mengevakuasi jenazah tersangka untuk dibawa ke RS Bhayangkara.
Polisi mengetahui keberadaan tersangka lainnya yakni Hamli sebagai joki yang menunggu di atas motor.
"Polisi menangkap dulu Hamli pada 11 Mei 2026 pukul 13.30 WIB mendapatkan informasi terkait
keberadaan tersangka Hamli di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur," kata Helfi.
Tim gabungan pun langsung melakukan mapping untuk mengetahui keberadaan Hamli berada di persembunyiannya.
Tim melakukan penangkapan terhadap tersangka Hamli dan saat dilakukan upaya paksa yang bersangkutan melakukan perlawaan aktif terhadap jiwa anggota.
Polisi melakukan tindakan tegas dan terukur.
Tim berhasil mengamakan barang bukti dari Hamli, 1 unit helm biru yang dibuang dan ditemukan di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
Ada 1 unit Honda Beat biru diamankan di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Hanura, Kabupaten Pesawaran.
Kemudian 1 unit Handphone merk VIVO yang di simpan di kebun milik warga dan berhasil diamankan daerah Kecamatan Jabung, Lampung Timur.
Kemudian 1 Senjata Api HS-9 milik almarhum yang disimpan di pinggir Sungai Desa Teluk pandan, Kecamatan Hanura, Pesawaran.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com
| Awal Mula Pelajar Dibunuh Kakak Kelas, Sempat Dikira Korban Bentrok Suporter, Pelaku Terlilit Utang |
|
|---|
| GURU Olahraga di SMP Negeri Lecehkan Siswi Belasan Tahun, Polisi Selidiki Pembiaran dari Sekolah |
|
|---|
| NASIB Anggota DPRD Syahri Assidiqi Disanksi Berat Imbas Merokok dan Main Gim Saat Rapat Kesehatan |
|
|---|
| KRONOLOGI Pria Ditusuk Penagih Utang Saat Bonceng Istri, Dipepet Hingga Sempat Cekcok, Pelaku Kabur |
|
|---|
| KLARIFIKASI Lapas Cilegon Usai Viral Video Sel Mewah Napi Narkoba hingga Fasilitas Lengkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bahronusdsfgg.jpg)