Berita Viral
INDONESIA Perkuat Pengawasan di Gerbang Selat Malaka, Kerahkan Drone Anka, Terbang 30 Jam Non Stop
Pemerintah Indonesia memperkuat pengawasan di jalur Selat Malaka, Selasa (12/5/2026).
"Penempatan armada ANKA di Tanjungpinang juga memperkuat kemampuan Indonesia dalam menjalankan misi kesadaran ranah maritim (Maritime Domain Awareness) di jalur perdagangan yang padat," tulis mereka.
Jalur ini sangat rentan terhadap paksaan "zona abu-abu" (grey-zone coercion), pencurian ikan, hingga sindikat penyelundupan transnasional.
Dengan mengintegrasikan drone canggih buatan Turkish Aerospace Industries (TAI), Jakarta efektif membangun arsitektur intelijen berlapis.
Sistem ini mampu memperpendek garis waktu deteksi sekaligus memperpanjang durasi pengawasan jauh melampaui batasan yang dimiliki pesawat patroli berawak tradisional.
Secara strategis, langkah ini memberikan daya tawar lebih bagi Indonesia di panggung Indo-Pasifik. Cakupan pengawasan yang tak terputus atas jalur komunikasi laut (SLOC) meningkatkan pengaruh Jakarta terhadap salah satu koridor transit energi paling sensitif dan vital bagi ekonomi global.
Pembelian Drone ANKA
Sebagai informasi, pengadaan 12 unit ANKA MALE ini bernilai sekitar US$300 juta atau setara dengan Rp4,8 triliun.
Kesepakatan yang ditandatangani pada Februari 2023 ini dianggap sebagai salah satu pengadaan sistem peperangan tanpa awak paling strategis dalam sejarah modern pertahanan Indonesia.
Struktur pengadaan tersebut dibagi secara proporsional: enam drone untuk TNI Angkatan Udara, tiga untuk TNI Angkatan Darat, dan tiga unit untuk TNI Angkatan Laut.
Pembagian ini menciptakan ekosistem nirawak lintas matra yang mampu mendukung operasi penegakan hukum maritim secara terkoordinasi di seluruh wilayah kepulauan.
Salah satu poin penting dalam kesepakatan ini adalah adanya ketentuan transfer teknologi dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Hal ini memungkinkan perakitan sebagian armada dilakukan di dalam negeri, yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada manufaktur asing serta memperkuat industri dirgantara nasional.
Penggunaan teknologi Turki juga mencerminkan upaya Jakarta untuk mendiversifikasi kemitraan pertahanan.
Indonesia memilih untuk tidak terlalu bergantung pada ekosistem pertahanan tradisional Barat, Rusia, atau China, guna menjaga netralitas aktif dalam politik luar negeri.
Keunggulan Drone Anka
Platform ANKA sangat ideal bagi kebutuhan Indonesia karena mampu terbang selama 30 jam nonstop pada ketinggian mencapai 30.000 kaki.
| Dikenal Berprestasi, Inilah Sosok Ocha, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral di LCC 4 Pilar MPR RI |
|
|---|
| AKP Deky Jonathan Sasiang Diduga Terlibat Jaringan Bandar Narkoba, Bareskrim Ambil Alih Kasus |
|
|---|
| BAHLIL Sebut Stok BBM dan LPG Berada di Atas Standar Minimum Nasional: Saya Lapor ke Pak Prabowo |
|
|---|
| SUGENG Hantam Kepala Istri dan Ibu Mertua Pakai Pipa Besi Hingga Tewas, Sandiwara Bawa Korban ke RS |
|
|---|
| AWAL Terkuaknya Istri Dihamili Tetangga, Pelaku ke Suami: Jangan Kaget Kalau Anakmu Nanti Mirip Aku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/droneankaasdf.jpg)