Berita Viral

Setelah Jadi Korban 'Artikulasi' Juri Cerdas Cermat MPR, Josepha Kini Ditawari Bea Siswa ke China

Setelah kontroversi lomba cerdas cermat viral di medsos, Josepha Alexandra diundang ke Jakarta untuk menemui MPR.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
X/Twitter
VIRAL- Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI yang menjadi juri cerdas cermat viral di media sosial. Ia dirujak oleh warganet. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kontroversi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR menuai kritik keras di media sosial (medsos).

Sasaran kritik dan hujatan adalah dua juri dan seorang master of ceremony (MC) atau pembawa acara. Ketiganya yakni Shindy Luthfiana (MC), Indri Wahyuni dan Dyastasita Widya Budi sebagai juri.

Persoalan ini dipicu penilaian yang tidak fair. Dua regu memberikan jawaban yang sama, namun diberi nilai berbeda.

Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak akhirnya melontarkan protes terhadap para juri.

Namun, juri berdalih agar peserta memberikan jawaban dengan artikulasi yang jelas. Dalih ini disampaikan oleh juri Indri Wahyuni

Alhasil, Indri kini dijuluki sebagai 'Ratu Artikulasi' oleh netizen. Ada pula netizen yang menilai Indri sebagai "sosok yang paling artikulasi".

Setelah peristiwa ini viral di medsos, Josepha Alexandra diundang ke Jakarta untuk menemui MPR.

Undangan ini diketahui lewat unggahan video di akun Instagram Muhammad Rifqinizamy Karsayuda,  Ketua Komisi II DPR sekaligus anggota MPR. 

Baca juga: SOSOK Indri Wahyuni, Pejabat Sekjen MPR RI Juri Cerdas Cermat yang Viral

VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba.
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: (foto kiri) Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Seorang peserta lomba cerdas cermat bernama Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak, sempat melontarkan protes atas penilaian juri. (foto kanan). (Tangkapan layar)

Dalam video yang diunggah Selasa (12/6/2026), Rifqinizamy tampak sedang melakukan video call dengan Josepha.

Rifqinizamy adalah alumni SMA Negeri 1 Pontianak sehingga dia dan Josepha menempuh pendidikan menengah atas di tempat yang sama.

Dari percakapan di antara keduanya, Josepha diketahui alumni SMPN 10 Pontianak dan merupakan anak nomor dua dari dua bersaudara.

"Josepha nanti jam satu ke Jakarta ya? Difasilitasi oleh MPR ya?” tanya Rifqinizamy.

“Iya bener, Pak. Terima kasih, Pak,” jawab Josepha.

Dalam kunjungan ke Jakarta, Josepha didampingi oleh beberapa guru, yakni Indah selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Rio selaku Waka Humas, dan Heni selaku pembimbing. Adapun orang tua Josepha tidak ikut.

“Josepha, saya anggota DPR-MPR. Saya sekarang satu-satunya alumni SMAN 1 Pontinak yang menjadi anggota DPR dan MPR di Jakarta. Saya minta maaf, Josepha, kalau ada kesalahan dalam proses LCC kemarin,” kata Rifqinizamy.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved