Berita Viral
SOSOK dan Profil Wakil Presiden Filipina Sara Duterte yang Baru Dimakzulkan DPR
Sara Duterte-Carpio, Wakil Presiden Filipina sejak 30 Juni 2022, putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte.
TRIBUN-MEDAN.COM - Sara Duterte-Carpio, Wakil Presiden Filipina sejak 30 Juni 2022, putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte.
Ia dikenal sebagai politisi berpengaruh, pernah menjabat Wali Kota Davao, dan kini tengah menghadapi pemakzulan di parlemen Filipina.
Biodata Singkat Sara Duterte
- Nama lengkap: Sara Zimmerman Duterte-Carpio
- Tanggal lahir: 31 Mei 1978 (47 tahun)
- Tempat lahir: Kota Davao, Filipina
- Orang tua: Rodrigo Roa Duterte (mantan Presiden Filipina) & Elizabeth Zimmerman
- Suami: Manases Reyes Carpio (pengacara, menikah 2007)
- Anak: 3 (dikenal dengan nama panggilan Shark, Stingray, dan Stonefish)
Pendidikan:
- San Pedro College (Sarjana Sains, terapi pernapasan)
- San Sebastian College-Recoletos (Juris Doctor, hukum)
- Alumni Sekolah Staf Komando Angkatan Bersenjata Filipina (2011)
Karier Politik
- Wakil Wali Kota Davao (2007–2010) – awal karier politik.
- Wali Kota Davao (2010–2013, 2016–2022) – menjadi wali kota wanita pertama dan termuda di Davao.
- Wakil Presiden Filipina (2022–sekarang) – mendampingi Presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr.
- Menteri Pendidikan (2022–2024) – meluncurkan program reformasi pendidikan Agenda MATATAG.
- Kontroversi Pemakzulan: Pada Februari 2025, DPR Filipina menyetujui mosi pemakzulan terhadap Sara Duterte dengan tuduhan korupsi dan dugaan merencanakan pembunuhan Presiden Marcos Jr serta pejabat tinggi lainnya.
Baca juga: DIBERITAHUKAN Kedubes Filipina, Ada 26 Warganya Disekap di Bali, Kombes Leo Simatupang Gerak Cepat
DPR Filipina Sepakat Makzulkan Wapres Sara Duterte, Karier Politik Terancam Hancur
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina secara resmi menyetujui pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte dalam pemungutan suara yang digelar pada Senin (11/5/2024).
Keputusan ini memperkecil peluang Sara Duterte untuk maju dalam pemilihan presiden tahun 2028 mendatang.
Dalam pemungutan suara tersebut, sebanyak 255 dari 318 anggota parlemen memilih untuk memakzulkan Sara Duterte.
Jumlah ini telah melampaui ambang batas sepertiga suara yang diperlukan untuk melanjutkan proses ke tingkat Senat, sebagaimana dilansir Reuters.
Langkah ini menyusul temuan komite keadilan DPR bulan lalu yang menyatakan adanya bukti permulaan yang cukup atas petisi para aktivis.
Sara dituduh melakukan penyalahgunaan dana publik, akumulasi kekayaan yang tidak dapat dijelaskan, hingga ancaman terhadap nyawa Presiden Ferdinand Marcos Jr, istrinya, serta mantan Ketua DPR Filipina.
Menanggapi tuduhan tersebut, Sara Duterte secara tegas membantah telah melakukan kesalahan.
Tim hukumnya menyebut upaya pemakzulan tersebut sebagai langkah yang cacat.
"Upaya pemakzulan ini adalah 'ekspedisi memancing' (mencari-cari kesalahan)," ujar tim hukum Sara Duterte.
Baca juga: DITUDUH Lakukan Kejahatan Perang Lawan Narkotika, Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap
Terancam dilarang berpolitik
Proses selanjutnya akan bergeser ke Senat, di mana para anggotanya akan bertindak sebagai juri.
Jika terbukti bersalah, Sara Duterte tidak hanya akan dicopot dari jabatannya sebagai wakil presiden, tetapi juga terancam dilarang berpolitik seumur hidup.
Padahal, Sara Duterte selama ini dijagokan sebagai kandidat kuat untuk menggantikannya pada 2028.
Namun, proses hukum ini diyakini dapat merusak masa depan politiknya.
Krisis ini merupakan rangkaian terbaru dari kemunduran yang dialami keluarga Duterte yang berpengaruh.
Selain perseteruan sengit dengan keluarga Marcos, sang ayah, Rodrigo Duterte, juga sedang menghadapi proses di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terkait perang narkoba yang menewaskan ribuan orang selama masa kepresidenannya pada 2016-2022, dikitip dari Kompas.com.
Meski berada di posisi sulit, terdapat perkembangan di Senat yang berpotensi menguntungkan Sara Duterte.
Pada hari yang sama dengan pemungutan suara di DPR, Senat melakukan pergantian kepemimpinan.
Senat meloloskan mosi untuk mengganti ketuanya dengan menunjuk Alan Peter Cayetano, yang dikenal sebagai loyalis setia keluarga Duterte.
Cayetano merupakan mantan pasangan dari Rodrigo Duterte saat Pilpres terdahulu.
Perubahan kepemimpinan ini menjadi krusial karena Cayetano akan menjabat sebagai hakim ketua apabila persidangan pemakzulan Sara Duterte resmi digelar di tingkat Senat.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Lengser dari Jabatannya, Duterte Ditangkap, Ini Jejak Mantan Presiden Filipina yang Pernah Ditangkap
| KONDISI Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Pembela Kebenaran Sedang Berjuang Melawan Sakit |
|
|---|
| MENOHOK Respon Polda Metro Jaya ketika Roy Suryo dan Tifa Minta Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan |
|
|---|
| Mantap Cerai, Arya Khan Ogah Diajak Rujuk Pinkan Mambo, Pilih Tinggalkan Rumah: Masing-masing Aja |
|
|---|
| PROFESOR Jiang Prediksi AS Bakal Kendalikan Selat Malaka Demi Persaingan Ekonomi dengan China |
|
|---|
| SETELAH 2 Hari Dilaporkan Hilang di Gunung Puntang Bandung, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sara-Duterte-Dimakzulkan.jpg)