Berita Viral

PROFESOR Jiang Prediksi AS Bakal Kendalikan Selat Malaka Demi Persaingan Ekonomi dengan China

Profesor Jiang, analis geopolitik Tionghoa-Kanada memprediksi situasi Asia Tenggara akan panas dalam beberapa bulan ke depan. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
YouTube The Diary Of A CEO SASAR SELAT MALAKA - Profesor Jiang yang merupakan seorang edukator, penulis, dan analis geopolitik Tionghoa-Kanada, melontarkan peringatan keras yang mengguncang stabilitas geopolitik Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dalam podcast terbaru di akun YouTube The Diary Of A CEO, Jiang mengungkap bahwa kunci kemenangan Amerika Serikat dalam persaingan hegemoninya melawan Cina untuk mendominasi ekonomi global, tidak terletak di medan perang konvensional, melainkan pada pengendalian Selat Malaka, sehingga katanya Selat Malaka akan jadi sasaran berikutnya AS setelah menyerang Iran untuk mendominasi Selat Hormuz. 

Setiap tahun, jutaan barel minyak dan triliunan dolar nilai perdagangan global melintasi kawasan ini.

Tidak hanya Cina, Jepang, Korea Selatan, hingga negara-negara Asia Timur lainnya sangat bergantung pada stabilitas Selat Malaka.

Professor Jiang menilai posisi geografis ini menjadikan Selat Malaka sebagai “senjata geopolitik” yang sangat strategis dalam rivalitas Amerika Serikat dan Cina.

Ia menyebut Washington memahami bahwa dominasi maritim merupakan kunci mempertahankan pengaruh global.

Karena itu, menurutnya, pengendalian terhadap jalur-jalur laut strategis seperti Selat Malaka menjadi bagian penting dari strategi besar Amerika Serikat.

Tiongkok Hadapi Kerentanan Energi

Dalam penjelasannya, Jiang menyoroti ketergantungan energi Cina terhadap impor minyak dari Timur Tengah.

Sebagian besar pasokan itu harus melewati Selat Malaka sebelum masuk ke wilayah Cina.

Kondisi tersebut, kata dia, menciptakan kerentanan jangka panjang bagi Beijing.

“Jika jalur itu terganggu, China menghadapi risiko serius terhadap pasokan energi dan stabilitas ekonominya,” katanya.

Pernyataan itu memicu perhatian luas karena muncul di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, termasuk rivalitas ekonomi, perang dagang, hingga persaingan militer di kawasan Indo-Pasifik.

Selat Malaka, Hormuz dan Terusan Panama

Dalam podcast tersebut, Jiang juga membahas strategi Amerika Serikat untuk mempertahankan dominasi global melalui kontrol terhadap jalur perdagangan dan energi dunia.

Ia menyebut Selat Malaka, Terusan Panama, hingga Selat Hormuz sebagai titik strategis yang menjadi perhatian utama Washington.

Menurut Jiang, penguasaan jalur laut bukan hanya soal militer, tetapi juga soal pengaruh ekonomi global.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved