Breaking News

Berita Viral

Film Pesta Babi Buat Pemerintah Ketar-ketir, Singgung Pembongkaran Mitos Dikuasai Asing

Film Pesta Babi membongkar mitos bahwa Australia atau asing ingin Papua merdeka, agar mereka kuasai. 

Tayang:
Youtube
PESTA BABI- Film dokumenter Pesta Babi sedang ramai dibicarakan karena isinya yang bagus. Selain itu, netizen heboh lantaran nobar film Pesta Babi dibubarkan TNI. 

Film berdurasi 1,5 jam lebih ini mengambil latar di wilayah Papua Selatan, khususnya di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi.

Fokus utamanya adalah kehidupan masyarakat adat seperti suku Marind, Awyu, Yei, dan Muyu yang disebut kehilangan tanah dan ruang hidup akibat ekspansi proyek perkebunan tebu, sawit, hingga food estate.

Dokumenter tersebut menggambarkan bagaimana hutan-hutan adat dibuka untuk proyek bioetanol dan ketahanan pangan dalam skala besar. Di sisi lain, masyarakat lokal merasa tersingkir dari tanah leluhur mereka sendiri. 

Narasi yang dibangun film ini cukup keras karena menyebut situasi tersebut sebagai bentuk “kolonialisme modern” di Papua. 

Film juga menyoroti dugaan militerisasi dalam pengamanan proyek-proyek investasi di kawasan tersebut.

Salah satu simbol penting dalam film adalah pemasangan “salib merah” oleh warga adat sebagai bentuk persetujuan terhadap perusahaan dan penguasaan lahan.

Judul “Pesta Babi” diambil dari tradisi budaya masyarakat Muyu bernama Awon Atatbon, sebuah ritual adat besar yang melibatkan babi sebagai simbol sosial dan budaya. 

Tradisi itu bergantung pada keberlangsungan hutan dan alam Papua. Oleh karena itu, film memakai istilah “Pesta Babi” sebagai metafora bahwa kerusakan hutan juga mengancam identitas budaya masyarakat adat.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved