Breaking News

Berita Viral

Film Pesta Babi Buat Pemerintah Ketar-ketir, Singgung Pembongkaran Mitos Dikuasai Asing

Film Pesta Babi membongkar mitos bahwa Australia atau asing ingin Papua merdeka, agar mereka kuasai. 

Tayang:
Youtube
PESTA BABI- Film dokumenter Pesta Babi sedang ramai dibicarakan karena isinya yang bagus. Selain itu, netizen heboh lantaran nobar film Pesta Babi dibubarkan TNI. 

TRIBUN-MEDAN.com - Film dokumenter Pesta Babi yang disutradarai oleh Dandhy Laksono di berbagai acara di universitas belakangan ini ramai dibubarkan.

Termasuk saat adanya gelaran nonton bareng (nobar), terjadi pembubaran yang dilakukan oleh aparat berseragam.  

Misalnya saja film dokumenter tersebut diputar di kawasan Benteng Oranje, Kota Ternate, Maluku Utara dan sesaat kemudian dibubarkan aparat TNI pada Jumat (8/5/2026) malam.

Upaya pembubaran disebut sudah dimulai sejak panitia melakukan persiapan sekitar pukul 19.30 WIT.

Baca juga: SOSOK Serda Sidik, Prajurit TNI AL Tewas Ditabrak WNA China, Baru Rayakan Ulang Tahun ke 22

Sejumlah anggota Babinsa dan intelijen TNI mendatangi lokasi kegiatan sambil mendokumentasikan seluruh aktivitas persiapan nobar.

Sekitar pukul 21.00 WIT, aparat TNI dari Kodim 1501/Ternate kembali mendatangi lokasi dan meminta panitia menghentikan kegiatan pemutaran film.

Selain itu tiga kampus di Mataram (NTB) membubarkan nobar Pesta Babi yakni Undikma, Unram, dan UIN. 

Ruang pertukaran gagasan pun pindah ke warung-warung kopi, yang dalam sejarah revolusi kesadaran di Eropa disebut "penny universities".

Baca juga: Profil Singkat Dandhy Dwi Laksono, Orang di Balik Layar Film Dokumenter Pesta Babi

Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah mengatakan pihaknya mengecam pembubaran kegiatan nobar itu.

Menurut Anis film adalah bagian dari kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dilindungi konstitusi.

"Semestinya nonton film itu ya bagian dari ekspresi seni yang itu merupakan bagian dari kebebasan berpendapat berekspresi. Harusnya tidak perlu dibubarkan," kata Anis seperti dimuat Tribunnews.com pada Minggu (10/5/2026).

"Dan pemerintah tidak perlu reaktif. Dan tentu dalam hal ini TNI tidak punya kewenangan untuk melakukan pembubaran masyarakat yang melakukan nobar. Dan biasanya habis nobar itu kan diskusi," imbuh Anis.

Baca juga: Terangi Rumah Ibu Atik, PLN Sumut Hadirkan Harapan Lewat Program Light Up The Dream

Lantas Apa Itu Film Pesta Babi yang membuat Pemerintah Ketar-ketir?

Sang Sutradara Dandhy Laksono menjelaskan bahwa Film Pesta Babi membongkar mitos bahwa Australia atau asing ingin Papua merdeka, agar mereka kuasai. 

Sebaliknya, sepanjang sejarah, asing sudah cukup senang dengan peran Indonesia sebagai antek yang baik untuk mengeksploitasi Papua bersama mereka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved