Berita Viral

Situasi Perang AS-Iran Makin Panas, Proposal Damai yang Dikirim Donald Trump Belum Terjawab

Meski ada tawaran damai, nyatanya militer kedua negara masih berada dalam posisi siap tempur.

Tayang:
Pinterest
PRESIDEN AS- Gambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

TRIBUN-MEDAN.com - Situasi di Selat Hormuz saat ini terasa sangat membingungkan.

Di satu meja, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan proposal damai untuk mengakhiri konflik.

Namun di lautan, pesawat tempur Amerika dan pasukan Iran justru masih saling serang.

Kondisi ini menunjukkan bahwa apa yang direncanakan Donald Trump di kantornya ternyata tak sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan.

Meski ada tawaran damai, nyatanya militer kedua negara masih berada dalam posisi siap tempur.

Iran Siap Balas Serangan Amerika

Kemarahan pihak Iran dipicu oleh aksi jet tempur AS yang menembaki dua kapal tanker mereka pada Jumat (8/5/2026).

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pun langsung mengeluarkan ancaman serangan balasan yang mengerikan ke pangkalan-pangkalan militer Amerika.

“Setiap serangan terhadap kapal tanker minyak dan kapal komersial Iran akan dibalas dengan serangan besar-besaran terhadap salah satu pangkalan Amerika di wilayah tersebut dan kapal-kapal musuh,” kata Angkatan Laut IRGC menurut laporan kantor berita pemerintah Iran, IRIB News, Sabtu (9/5/2026).

Rudal dan Drone Sudah Mengunci Target

Situasi perang yang masih membara ini dipertegas dengan kesiapan senjata berat Iran.

Militer Iran mengaku tidak main-main dan sudah mengarahkan rudal mereka tepat ke sasaran milik Amerika Serikat.

Jenderal Sardar Mousavi dari Angkatan Udara IRGC menyatakan bahwa pasukan mereka hanya tinggal menunggu satu perintah saja untuk melepaskan serangan.

“Rudal dan pesawat nirawak IRGC telah mengunci target Amerika di wilayah tersebut dan kapal-kapal musuh yang agresif,” kata Jenderal Sardar Mousavi.

Diamelanjutkan, “Kami menunggu perintah untuk menembak.”

Proposal Damai Trump yang Belum Terjawab

Di tengah desing peluru dan ancaman rudal, Donald Trump tetap berharap masalah ini bisa selesai lewat proposal perdamaian yang ia kirimkan.

Namun, pemerintah Iran belum memberikan lampu hijau untuk berdamai.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved