Berita Viral
Siasat Licik Bendahara Desa di Serang Tilap Anggaran Rp1 Miliar Sampai Cuma Sisa Rp47 Ribu
Terkuak siasat licik bendahara Desa Petir, Serang tilap anggaran Rp1 miliar sampai cuma sisa Rp47 ribu
Pelarian Yolly berakhir di lingkungan Sayabulu, Kota Serang, pada Senin (4/5/2026) malam.
Selama tujuh bulan menjadi buronan, ia berpindah-pindah mulai dari Medan hingga Aceh.
Ia akhirnya kembali ke Serang diduga karena mulai kehabisan biaya untuk bersembunyi.
"Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari tujuh bulan, tersangka berhasil kami amankan di wilayah Kota Serang tanpa perlawanan," kata AKBP Andri Kurniawan.
Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Serang, perbuatan oknum bendahara ini berdampak fatal pada keuangan desa.
Baca juga: Prabowo Sebut Tak Paksa Anak Orang Kaya Makan MBG: Yang Tidak Perlu Enggak Apa-apa
Dari total anggaran masuk tahun 2025 yang mencapai Rp 1,41 miliar, hampir semuanya raib.
"Dari hasil audit Inspektorat, kerugian keuangan negara akibat perbuatan tersangka mencapai Rp 1.009.359.572," ungkap Andri.
Angka kerugian yang fantastis ini menyebabkan kas Desa Petir yang seharusnya digunakan untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat kini nyaris kosong.
"Dari hasil audit Inspektorat Kabupaten Serang, kerugian keuangan negara akibat perbuatan tersangka mencapai Rp 1.009.359.572," tegas alumnus Akpol 2006 tersebut.
Kini, pihak kepolisian masih terus mendalami apakah ada pihak lain yang turut membantu tersangka, baik dalam melancarkan aksi korupsinya maupun dalam proses pelariannya selama tujuh bulan terakhir.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-pencairan-dana-JHT-Gaji-PNS.jpg)