Berita Viral

GUGUR Ditembak Pelaku Curanmor, Polda Lampung Usulkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Brigadir Arya

Brigadir Arya Supena, anggota Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Lampung, gugur dalam tugas Sabtu (9/5/2026).

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN LAMPUNG
TKP - Foto Brigadir Arya Supena (kiri) dan TKP anggota polisi meninggal ditembak di Bandar Lampung yang kini terpasang police line, Sabtu (9/5/2026). 

Motor tersebut milik Nuraini Maya (27) karyawan toko kue Yussy Akmal. 

Korban menegur pelaku dan sempat terjadi duel, kemudian pelaku mengeluarkan senjata api lalu menembakkan ke arah korban, hingga terkena bagian kepala korban.

Setelah kejadian, komplotan tersebut melarikan diri dan senpi sempat terjatuh. 

Sementara, korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 1 kunci leter T, motor yang akan digasak pelaku milik korban dan handphone korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula ketika Brigadir Arya tiba di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY.

Di sana, ia memergoki dua orang pria yang tengah mengutak-atik motor Honda Beat biru putih milik seorang karyawan toko bernama Nuraini Maya.

Melihat salah satu pelaku sedang merusak kunci setang menggunakan kunci T, Brigadir Arya langsung melayangkan teguran.

Namun, bukannya menyerah, salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembak korban dari jarak dekat.

“Ketika ditegur, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembak korban. Tembakan mengenai kepala bagian kanan dan menembus sisi kiri,” jelas Yuni. 

Pelaku Sempat Todongkan Senjata ke Warga 

Usai menembak korban hingga terkapar, senjata api pelaku sempat terjatuh saat mereka hendak melarikan diri.

Pelaku sempat mengambil kembali senjatanya sebelum memacu motor untuk kabur.

Dalam pelariannya, pelaku bertindak semakin nekat dengan menodongkan senjata api ke arah seorang tukang sapu bernama Taufik yang berada di sekitar lokasi kejadian guna membuka jalan.

Polisi kini telah memeriksa Taufik beserta dua saksi lainnya, yakni Andri Perdinan dan Nuraini Maya, untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved