Berita Viral

TEMUAN Kementerian Kesehatan, Myta Dokter Magang Kerja tanpa Jeda, Tetap Masuk Hari Minggu

Yuli menjelaskan bahwa seharusnya dokter internship memiliki minimal satu hari libur dalam sepekan.

Tayang:
IST/Dok Pribadi
SEMPAT KRITIS - Kabar meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, dokter internship yang sebelumnya dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang (RSMH), santer beredar di media sosial sejak Jumat (1/5/2026). Informasi tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu berbagai reaksi, termasuk dorongan agar kasus yang menimpa dr Myta diusut tuntas. 

TRIBUN-MEDAN.com - Berikut temuan Kementerian Kesehatan dalam kasus Myta dokter yang meninggal saat magang.

Myta diduga kerja tanpa jeda.

Hari minggu, Myta tetap masuk untuk mengecek bangsal.

Baca juga: KORBAN Tewas Kecelakaan Bus ALS vs Mobil Tangki Jadi 17 Jiwa, Tahrul Meniggal Setelah Dirawat 3 Hari

Hal itu diungkap Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, Yuli Farianti.

Fakta baru terkait sistem kerja dokter program internship di Kuala Tungkal yang disebut tidak pernah mendapatkan hari libur terkuak.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers hasil investigasi terkait kasus meninggalnya dokter magang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, dr. Myta Aprilia Azmy, yang diduga mengalami kelelahan akibat beban kerja berlebih.

Baca juga: Polres Toba Ringkus Bandar, Pengedar dan Pemakai Sabu, Berikut Kronologinya

Yuli menjelaskan bahwa seharusnya dokter internship memiliki minimal satu hari libur dalam sepekan.


Namun, berdasarkan temuan di lapangan, para dokter magang di Kuala Tungkal disebut tetap bekerja tanpa jeda, termasuk pada akhir pekan.

Ia menyebut bahkan pada hari Minggu, para dokter masih dijadwalkan melakukan visite atau pengecekan bangsal selama dua hingga tiga jam.

Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan waktu kerja yang semestinya diberikan kepada peserta program internship.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius setelah muncul dugaan bahwa jadwal kerja yang terlalu padat turut berdampak pada kondisi kesehatan dr. Myta sebelum meninggal dunia.

Baca juga: PENGAKUAN Korban Pelecehan Ashari Kiai Cabul, Kondisi Masih Trauma Berat: Masih Jijik

Kementerian Kesehatan menegaskan akan mengevaluasi sistem pelaksanaan program internship agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Ditugaskan Mengecek Bangsal di Hari Minggu

Kata Yuli, Myta dan dokter magang lainnya justru ditugaskan untuk visite (mengecek) bangsal 2-3 jam pada hari Minggu, di mana seharusnya mereka libur.

"Walaupun di hari Minggu mereka hanya visit bangsal itu 2-3 jam, tetapi kadang-kadang menunggu Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), kadang-kadang dia visit semua ruangan yang harusnya dilakukan oleh DPJP," tuturnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved