Perang AS dan Israel vs Iran

AS Kembali Bombardir Iran, Gempur Bandar Abbas dan Pulau Qeshm

Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat. Kedua pihak terlibat saling serang.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/X
Puing pesawat angkut C130 Hercules yang hancur di wilayah Iran dalam operasi penyelamatan pilot AS yang pesawatnya ditembak jatuh. Eskalasi ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat. Kedua pihak terlibat saling serang pada Kamis (7/5/2026). 

“Tiga kapal perusak kelas dunia Amerika baru saja berhasil melintasi Selat Hormuz di bawah tembakan. Tidak ada kerusakan pada ketiga kapal itu, tetapi kerusakan besar terjadi pada penyerang Iran,” kata Trump. 

Ia juga mengeklaim bahwa kapal-kapal kecil Iran yang menyerang telah dihancurkan. 

“Mereka dihancurkan sepenuhnya bersama banyak kapal kecil yang digunakan untuk menggantikan angkatan laut mereka yang telah lumpuh total,” ujarnya. 

Pria berusia 79 tahun itu kemudian menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. 

“Rencananya sangat sederhana. Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. 

Di tengah meningkatnya ketegangan, CENTCOM menekankan bahwa militer AS “tidak mencari eskalasi,” namun tetap siap melindungi pasukan Amerika dari serangan Iran. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved