Berita Viral

SOSOK dan Peran Kuswandi Ditangkap Bareng Ashari Kiai Cabul, Akui Terima Rp150 Juta

Inilah sosok dan peran Kuswandi yang ditangkap bareng Ashari kiai cabul di Pati. Ia diduga kuat menjadi otak sekaligus

Tayang:
TRIBUNNEWS
KIAI CABUL DITANGKAP - Polisi berhasil menangkap Ashari (berjaket kulit), pendiri Ponpes Ndholo Kusumo Pati yang menjadi tersangka pencabulan, Kamis (7/5/2026). 

Jadi bukan saya yang ngasih saran (untuk mangkir). Karena saya di tengah-tengah ya saya diam aja," papar dia.

Baca juga: Fadli Kernet Bus ALS Truma Berat dan Mau Berhenti Kerja Usai Lompat dari Jendela Saat Tabrakan Maut

Pada Minggu (3/5/2026) Kuswandi mengaku bertemu langsung dengan Ashari di Kabupaten Kudus.


"Pak Ashari bilang, 'Pak Kus, pokoknya saya nggak mau ditangkap. Saya pokoknya, cara saya lah, mau keluar (bepergian) saja'," ucap dia.

Berdasarkan keyakinan bahwa Ashari tidak bersalah, Kuswandi bersedia membantu Ashari yang saat itu merasa ketakutan untuk memenuhi panggilan kepolisian.

Ia menegaskan bahwa tujuannya mendampingi Ashari adalah untuk mencarikan penasihat hukum, bukan untuk mengamankannya dari kejaran polisi.

Pihak Ashari ingin berganti penasihat hukum karena merasa tidak puas dengan kinerja penasihat hukum yang lama.

Dalam proses tersebut, Kuswandi mengakui menerima uang sebesar Rp150 juta dari pihak Ashari melalui Miftah.

Namun, ia mengeklaim uang tersebut diperuntukkan bagi biaya operasional serta pembayaran jasa pengacara.

"Itu katanya buat bantu cari lawyer, untuk operasional saya, makan, dan sebagainya," tambahnya.

Kuswandi pun langsung berangkat ke Bekasi untuk bertemu dengan penasihat hukum baru di lobi salah satu apartemen.

Baca juga: 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya yang Jadi Temuan BPOM Terbaru 2026

"Kemarin sore itu saya sebetulnya mau balik ke Pati menyelesaikan kasus ini.

Saya bahkan sempat telepon Pak Ashari, saya minta beliau pulang ke Pati karena saya sudah dapat pengacara.

Pak Ashari nggak mau, bilang sedang di Wonogiri.

Tapi (sebelum pulang ke Pati) saya sudah dijemput (oleh polisi) di Bekasi. Polisi tanya, saya kasih tahu Pak Ashari di Wonogiri. Saya diajak ke sana," jelas dia.

Kuswandi juga mengaku ada tindakan kekerasan fisik yang dialaminya saat proses penangkapan oleh petugas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved