Berita Viral

SOSOK dan Peran Kuswandi Ditangkap Bareng Ashari Kiai Cabul, Akui Terima Rp150 Juta

Inilah sosok dan peran Kuswandi yang ditangkap bareng Ashari kiai cabul di Pati. Ia diduga kuat menjadi otak sekaligus

Tayang:
TRIBUNNEWS
KIAI CABUL DITANGKAP - Polisi berhasil menangkap Ashari (berjaket kulit), pendiri Ponpes Ndholo Kusumo Pati yang menjadi tersangka pencabulan, Kamis (7/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok dan peran Kuswandi yang ditangkap bareng Ashari kiai cabul di Pati.

Adapun saat Ashari kiai cabul ditangkap, polisi juga mengamankan pria bernama Kuswandi.

Pria bernama Kuswandi itu diduga kuat menjadi otak sekaligus pembantu pelarian tersangka utama, Ashari.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, mengungkapkan pria itu diduga terlibat aktif dalam merencanakan pelarian tersangka.

"Ia diduga membantu mulai dari perencanaan, proses pelarian, hingga cara menghapus jejak tersangka," ujarnya di Mapolresta Pati, Kamis, dilansir TribunJateng.com.

Saat ini, polisi tengah mendalami sejauh mana peran Kuswandi dalam menyembunyikan tersangka.

Baca juga: TANGIS Siti Istri Sopir Serep Bus ALS, tak Percaya Suami Tewas, Sedang Istirahat Saat Kecelakaan

Sementara itu, Ashari dan Kuswandi telah diamankan di Mapolresta Pati untuk proses hukum lebih lanjut. 

Namun, sejauh ini Kuswandi masih berstatus sebagai saksi.

Di sisi lain, Kuswandi memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam membantu pelarian pimpinan pondok pesantren tersebut. 

Dalam keterangannya di Satreskrim Polresta Pati, Kuswandi membantah keras telah membantu pelarian tersangka.

Dia mengaku hanya mencarikan penasihat hukum untuk Ashari.

Kuswandi menceritakan bahwa keterlibatannya bermula saat orang utusan Ashari, yakni Miftah, mendatanginya dan meyakinkan bahwa Ashari tidak bersalah.

Menurut Kuswandi, Miftah merupakan menantu dari Ashari.

"Awalnya Pak Ustaz Miftah itu datang ke rumah malam-malam. Dia bilang, 'Pak Kus, Pak (Ashari) ini tidak bersalah demi Allah.

Terus Senin (4/5/2026) itu dia mau dipanggil polisi, tapi dia enggak mau datang karena takut ditangkap.'

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved