Berita Viral

Motif Anak Perempuan Bunuh Ibu, Jasad Palahiyah Dibuang Cucunya, Pelaku Lapor Polisi Korban Hilang

Tragisnya, korban diduga dibunuh oleh anak kandung berinisial E dan cucunya itu dengan motif dendam yang telah lama terpendam. 

Tayang:
IST/Dok Polres Muara Enim
DIAMANKAN - Pelaku E dan Y Saat Diamankan Polisi. Palahiyah, nenek dibunuh anak dan cucu merupakan warga Lingkungan I RT 05 RW 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. 

TRIBUN-MEDAN.com - Motif anak perempuan bunuh ibu yang bernama Palahiyah di Muara Enim.

Jasad Palahiyah dibuang cucunya yang merupakan anak pelaku ke hutan.

Usai beraksi, pelaku yang berinisial E dan Y melapor ke polisi bahwa Palahiyah hilang.

Selama 12 hari dinyatakan hilang, jasad Palahiyah ditemukan.

Baca juga: Kebun Milik Warga Dijadikan Lapak Peredaran Narkoba, 2 Pria Ditangkap Polisi di Langkat

Sempat menyangkal, keduanya akhirnya mengakui perbuatannya kepada nenek 87 tahun itu.

Diketahui, Palahiyah merupakan warga Lingkungan I RT 05 RW 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim

Kompol Toni Arman menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan keluarga korban ke Polsek Gelumbang pada 13 April 2026 terkait hilangnya korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, keluarga bersama anggota Polsek Gelumbang melakukan pencarian hingga akhirnya pada 22 April 2026 korban ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan sekitar 200 meter dari rumahnya.

Baca juga: Pengakuan Fadli Kernet ALS Terbakar di Muratara, Masa Pakai Bus Habis Oktober: Radiator Kering

“Korban ditemukan setelah 12 hari dinyatakan hilang. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Hasil autopsi menunjukkan adanya indikasi korban meninggal akibat tindak kekerasan atau pembunuhan.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sembilan saksi, polisi akhirnya mengidentifikasi dua pelaku, yakni anak korban berinisial N alias E (46) serta cucu laki-laki korban berinisial MIM alias Y (20). Keduanya diketahui tinggal serumah dengan korban.

“Awalnya kedua pelaku tidak mengaku, namun setelah melalui penyelidikan akhirnya pelaku mengaku sendiri. Saat ini sudah diamankan dan diproses di Polres Muara Enim,” tegas Toni Arman.

Motif

Kasat Reskrim AKP M Andrian mengungkapkan motif pembunuhan dipicu dendam lama pelaku E terhadap ibunya sendiri.

“Pelaku E mengaku sejak kecil hingga dewasa sering dimarahi dan dicaci maki oleh korban sehingga menyimpan rasa dendam,” jelasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved